Terima Dana Kompensasi, Warga Cigudeg Tetap Berharap Aktivitas Pertambangan Kembali Dibuka

Foto: Antusias warga Desa Rengasjajar saat menerima dana kompensasi penutupan sementara aktivitas pertambangan.(Dok.Bayu/KM)

BOGOR (KM) – Proses penyaluran dana kompensasi akibat penutupan sementara aktivitas pertambangan di wilayah Bogor Barat terus berlanjut. Pada Kamis (22/1), giliran warga Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, yang menerima hak mereka sebagai bentuk kompensasi atas kebijakan penghentian operasional tambang di wilayah tersebut.

Penyaluran dana ini dilakukan secara terpusat di kantor Desa Rengasjajar dengan pengawasan ketat dari pihak terkait seperti kadis DPMD Kabupaten Bogor, Hadijaya yang ikut mengontrol kegiatan penyaluran tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, total penerima manfaat di Desa Rengasjajar mencapai 1.803 Kepala Keluarga (KK), angka itu diluar dari angka data penambahan kedua dari warga yang terdampak yang diajukan oleh pemerintah Desa Rengasjajar sebelumnya.

Pencairan dana ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang sejak pagi sudah memadati area kantor desa. Kehadiran dana kompensasi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga warga, mengingat banyak di antara mereka yang bergantung pada sektor pertambangan sebagai mata pencaharian utama.

“Penantian lama yang kita tunggu akhirnya terjawab. Terimakasih untuk pemerintah provinsi dan kabupaten, uang ini sangat bermanfaat di tengah kondisi ekonomi yang saat ini sedang sulit pasca penutupan pertambangan,” ujar Abdurahman, ketika menerima bantuan kompensasi di kantor Desa Rengasjajar (22/1).

Foto: Salah satu warga penerima kompensasi penutupan pertambangan Bogor Barat didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Rengasjajar.(Dok.Bayu/KM)

Di tempat yang sama, Beben, berharap agar pertambangan segera dibuka kembali agar roda perekonomian warga sekitar bisa kembali normal.

“Kita sadar bahwa penutupan sementara pertambangan ini demi kebaikan lingkungan, tapi diluar itu kami juga berharap agar kebijakan penutupan pertambangan sementara segera dicabut dan dikaji ulang karena dampak ekonomi warga sekitar sangat terasa anjlok,” harapnya.

Perlu diketahui, mekanisme pembagian dilakukan secara bertahap untuk menghindari kerumunan dan memastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada pihak yang berhak. Petugas di lapangan melakukan verifikasi identitas berdasarkan data kartu keluarga guna meminimalisir adanya kesalahan dalam proses distribusi.

Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang memang menjadi fokus utama perhatian pemerintah karena wilayah-wilayah ini merupakan jantung aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor. Penutupan sementara ini dilakukan untuk melakukan penataan kembali regulasi dan lingkungan di sektor tersebut.

Pemerintah setempat berharap penyaluran kompensasi ini dapat berjalan kondusif di desa-desa lainnya. Setelah Desa Rengasjajar, proses serupa dijadwalkan akan terus bergulir ke titik-titik lain di wilayah Bogor Barat hingga seluruh warga yang terdata mendapatkan haknya secara penuh.

Reporter: Septiawan
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.