Susi Damayanti Kembali Terpilih Pimpin DPK KNPI Parungpanjang secara Dramatis
BOGOR (KM) – Susi Damayanti atau yang akrab disapa Ayya, resmi terpilih kembali untuk menakhodai Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Lewat proses pemungutan suara oleh perwakilan OKP yang berlangsung sengit. Sang petahana berhasil mengungguli lawannya dengan selisih suara tipis.
Dalam pemungutan suara yang digelar di Aula Kecamatan Parungpanjang pada Jumat (16/1), Susi Damayanti sukses mengamankan dukungan dari 29 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Sementara itu, rivalnya, Hari Setiawan, membuntuti di posisi kedua dengan perolehan 27 suara.
Proses penghitungan suara berlangsung cukup menegangkan dan baru berakhir sesaat sebelum azan Magrib berkumandang. Dengan hasil tersebut, Susi dipastikan melanjutkan kepemimpinannya untuk periode 2026-2029.
Kemenangan Tipis yang Menentukan
Selisih dua suara ini menunjukkan dinamika demokrasi yang cukup kuat di kalangan pemuda Parungpanjang. Meski sempat terjadi aksi saling kejar perolehan dukungan, suasana di lokasi sidang pleno tetap berjalan kondusif hingga pimpinan sidang mengetok palu keputusan.
“Dengan hasil ini, Susi Damayanti secara resmi dinyatakan sebagai ketua terpilih setelah mendapatkan mandat mayoritas dari total suara OKP yang hadir dan memberikan hak pilih,” ujar salah satu pimpinan sidang Muscam.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Parungpanjang terpilih, Ayya, mengucapkan terimakasih kepada para OKP yang masih memberi kepercayaan kepada dirinya untuk kembali menakhodai KNPI Parungpanjang.
“Kemenangan ini diharapkan mampu membawa KNPI Parungpanjang menjadi wadah yang lebih solid bagi para pemuda di wilayah Bogor Barat tersebut, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dalam berbagai program kepemudaan, ” ucap Ayya kepada wartawan.
Ayya menambahkan, dirinya akan terus berupaya agar OKP dan para pemuda khususnya di Parungpanjang untuk terus berinovasi di era digitalisasi. Tidak hanya itu, menurut ayya, kearifan lokal yang ada di Parungpanjang tetap akan di pertahankan demi menjaga budaya.
Reporter: Septiawan
Leave a comment