Shamsi Ali: Jangan Takut Berjalan Sendiri di Jalan Kebenaran
Jakarta (KM)— Direktur Jamaica Muslim Center sekaligus Presiden Nusantara Foundation, Shamsi Ali Al-Nuyorki, mengingatkan pentingnya keteguhan dalam memegang kebenaran, meskipun harus berhadapan dengan tekanan, ancaman, dan kesendirian.
Dalam refleksi yang ia sampaikan, Shamsi menegaskan bahwa kebenaran tidak bergantung pada jumlah orang yang mempercayainya. “Kebenaran tetaplah kebenaran, meski hanya sedikit yang berdiri bersamanya. Kebohongan hanya bisa menunda kebenaran, tetapi tidak pernah menghapusnya,” ujarnya.
Menurut Shamsi, salah satu masalah utama masyarakat modern adalah kecenderungan untuk lebih menyukai kebohongan yang terasa nyaman daripada kebenaran yang pahit. Padahal, lanjutnya, Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa lurusnya iman seseorang sangat bergantung pada lurusnya hati dan lisannya.
Ia juga memperingatkan bahaya para pendusta dalam kehidupan sosial dan politik. Mengutip pemikir klasik Islam seperti Ibnu Mu’taz dan Al-Hasan bin Sahl, Shamsi menekankan bahwa kebohongan bukan sekadar persoalan moral, melainkan juga ancaman terhadap akal sehat dan kepercayaan publik.
“Pendusta bukan hanya merusak hubungan antarindividu, tetapi juga merusak cara manusia melihat realitas,” kata Shamsi.
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, pesan ini menjadi relevan ketika kebenaran sering kali dikaburkan oleh propaganda, kepentingan politik, dan manipulasi informasi. Shamsi mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan hati nurani, berpikir kritis, dan tidak larut dalam pembenaran sepihak.
Ia juga menekankan pentingnya memiliki sahabat dan lingkungan yang berani mengingatkan ketika seseorang keliru, bukan hanya yang selalu membenarkan. “Teman sejati adalah mereka yang membawa kita lebih dekat kepada kebenaran, bukan kenyamanan semu,” ujarnya.
Menutup pesannya, Shamsi mengajak umat untuk tetap optimistis bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap. “Meski kebenaran ditutupi, ia akan selalu menemukan jalannya untuk muncul kembali,” katanya.
Reporter: rso
Leave a comment