Rakor PWI Kabupaten Bogor Jadi Momentum Konsolidasi Hadapi Tantangan Pers 2026
BOGOR (KM) — Rapat koordinasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor dinilai bukan sekadar agenda rutin menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN), melainkan momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat konsolidasi internal organisasi.
Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menegaskan bahwa rakor ini menjadi titik awal penyamaan visi seluruh pengurus dalam menghadapi tantangan dunia pers yang semakin kompleks.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum awal untuk menyatukan langkah pengurus,” ujar Dedy.
Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap media, maraknya oknum yang mengatasnamakan wartawan, serta derasnya arus disrupsi digital, konsolidasi internal dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Tanpa fondasi organisasi yang solid, peran pers sebagai pilar demokrasi berpotensi terus tergerus.
Rakor tersebut diharapkan menjadi titik tolak peneguhan kembali marwah PWI sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi etika, integritas, dan kualitas jurnalistik. Tahun 2026 pun dipandang sebagai momentum kerja nyata, bukan sekadar deretan agenda seremonial.
Penyatuan langkah pengurus, menurut Dedy, harus diterjemahkan ke dalam program-program yang terukur, mulai dari penguatan kompetensi wartawan, penertiban keanggotaan, hingga keberpihakan pada kepentingan publik melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab.
“HPN tidak boleh berhenti pada seremoni dan baliho ucapan. Ia harus menjadi cermin evaluasi sekaligus komitmen bersama,” kata dia.
Dengan menjadikan rakor sebagai fondasi awal, publik diharapkan dapat menaruh harapan bahwa PWI Kabupaten Bogor tidak hanya solid secara internal, tetapi juga tetap relevan, berwibawa, dan mampu menjawab tantangan eksternal dunia pers ke depan.
Reporter: Gats
Leave a comment