Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Etika Digital bagi Pelajar SMA Pelita Depok
Depok (KM) — Mahasiswa Semester 3 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Pelita Depok, Senin (10/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Jl. Kenanga RT 03/08 No.4, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat ini mengusung tema “Etika Penggunaan Media Komunikasi Digital bagi Pelajar”.
Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pelajar semakin aktif menggunakan media sosial, aplikasi pesan instan, hingga forum daring. Namun, di balik kemudahan tersebut, masih ditemukan sejumlah tantangan, di antaranya rendahnya literasi digital dan kurangnya pemahaman mengenai batas antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab moral di ruang digital.
Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa UBSI berupaya memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMA Pelita Depok agar mampu menggunakan media komunikasi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Edukasi disampaikan secara tatap muka dengan dua metode utama, yakni pemaparan materi dan sesi tanya jawab interaktif.
Pada sesi penyampaian materi, mahasiswa memaparkan berbagai topik penting, seperti etika berkomentar di media sosial, pentingnya menjaga privasi, etika dalam berbagi informasi, pemahaman tentang jejak digital, bahaya cyberbullying, serta gambaran umum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang relevan bagi pelajar. Materi ini disusun untuk memberikan pemahaman praktis yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, sesi tanya jawab dimanfaatkan oleh para siswa untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang sering mereka hadapi di dunia digital. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif, menunjukkan tingginya antusiasme siswa terhadap isu-isu etika dan keamanan dalam penggunaan media digital.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai etika penggunaan media komunikasi digital, menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral saat berinteraksi di dunia maya, serta meningkatkan literasi digital, termasuk kemampuan memilah informasi, menjaga keamanan data pribadi, dan memahami konsekuensi dari setiap tindakan online.
Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan dampak positif. Para pelajar dinilai lebih memahami batasan dalam menyampaikan pendapat di internet, pentingnya bersikap sopan, tidak menyebarkan konten negatif, serta menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum. Selain itu, kesadaran akan pentingnya literasi digital juga meningkat, terlihat dari partisipasi aktif siswa dalam sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI berharap dapat turut berkontribusi dalam membentuk budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi muda yang sangat dekat dengan teknologi.
Leave a comment