Bimtek KDMP di Bogor, Pengurus Keluhkan Ketidakadilan dan Kesejahteraan
BOGOR (KM) – Pelatihan bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi (Diskop) Kabupaten Bogor di Hotel Garbera, Bogor, pada Selasa (18/11)- Kamis (20/11) diwarnai beberapa keluhan dan masukan untuk pemerintah dari para pengurus.
Salah satu peserta pelatihan dari KDMP Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Jaya, mengungkapkan keluh kesahnya melalui sesi tanggapan diakhir sesi pelatihan.
“Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pemerintah, saya menyampaikan bahwa sejauh ini kami bekerja dengan pengabdian tanpa anggaran/pemasukan, kami membangun koperasi ini tanpa fasilitas tetapi dengan tenaga, waktu dan kepercayaan masyarakat. Hari ini kami merasa ada ketidak Adilan yang tidak bisa disembunyikan, ketika beberapa pihak digaji sementara kami dipekerjakan tanpa upah,” jelasnya dengan nada rendah (20/11).
Dirinya juga menyinggung perihal intensif dan jaminan kesejahteraan para pengurus KDMP.
“Beberapa pihak yang membantu KDMP mendapat intensif dan perlindungan dari negara, tetapi kami para pengurus yng dipekerjakan yang ditugaskan membangun koperasi di desa dari nol itu tanpa gaji/intensif, tanpa operasional bahkan tanpa perlindungan apapun. Kami juga punya resiko namun tidak bisa dijamin dalam kesejahteraan program,” ujarnya.
“Kami seolah menjadi motor tanpa kejelasan kesejahteraan, ini ketidak adilan yang nyata yang tidak bisa diterima begitu saja meski kami sadar pengabdian tidak harus dibayar. Namun, tidak untuk dijadikan alasan untuk mengabaikan kesejahteraan,” tambahnya.
Dirinya berharap agar pengurus bisa mendapatkan hak yang sama dan sejahtera.
Diketahui, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam administrasi pemberkasan yang bertema Lokakarya Tata Cara Pembuatan RAPBK.
Dalam acara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bogor turut hadir membuka acara tersebut, dan diisi oleh pemateri dari beberapa narasumber.
Reporter: Septiawan
Leave a comment