Ada 60 Pendaki Ketika Gunung Semeru Erupsi, Basarnas: Aman dan Proses Turun

LUMAJANG (KM) – Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi sekitar pukul 16.00 WIB sore dengan tinggi kolom letusan mencapai 2.000 meter di atas puncak.

 

Letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 16 menit 40 detik. Meski aktivitas letusan berakhir pada pukul 18.11 WIB, status Gunung Semeru tetap ditetapkan pada Level IV atau Awas untuk mengantisipasi potensi aktivitas lanjutan.

 

Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan bahwa erupsi tersebut disertai awan panas dengan jarak luncur mencapai tujuh kilometer ke arah utara dan barat laut. Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal.

 

Diketahui, ada sebanyak 60 pendaki yang berada di kawasan Ranukumbolo ketika erupsi Gunung Semeru terjadi.

 

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, memastikan seluruh pendaki yang berada di jalur Gunung Semeru berada dalam kondisi aman pasca letusan besar pada Rabu (19/11) kemarin.

 

“Sebanyak 60 pendaki dan 15 pemandu aman dan selamat meski sempat tertahan tidak bisa turun di ranukumbolo karena jarak pandang yang terbatas kabut tebal disertai hujan,” jelasnya, kamis (20/11).

 

Basarnas telah menyiagakan personel di lapangan untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan relawan, pemandu, serta petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk mengawali proses penurunan seluruh pendaki dari kawasan Ranu Kumbolo.

 

Reporter: Septiawan

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.