KDM Tutup Pertambangan di Bogor, Ribuan Pekerja Kena PHK dan Masyarakat Kehilangan Penghasilan
BOGOR (KM) – Ribuan buruh dan Masyarakat sekitar pertambangan di wilayah Cigudeg dan Rumpin mulai merasakan dampak nyata penutupan pertambangan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Mirisnya, masyarakat dan pegawai yang terdampak di wilayah Cigudeg, Parungpanjang dan Rumpin luput dari pemberitaan sehingga terkesan tidak ada dampak dari kebijakan tersebut.
“Dirumahkan a’ semuanya per hari Sabtu kemarin, doanya aja semoga cepat normal lagi,” ucap salah satu karyawan PT Batutama (12/10).
Kurangnya kepedulian yang lebih dari wakil rakyat dan pejabat daerah, membuat penderitaan pegawai dan warga sekitar pertambangan semakin memprihatinkan. Hal itu seperti diungkapkan oleh salah satu warga Cigudeg, sebut saja Perdana.
“Rakyat atau rakyatnya??, lalu yang mana,? Kebijakan itu untuk semua bukan untuk sekelompok atau sebagian,” tegasnya.
“Belum ada pejabat daerah yang bertanya kepada warga di sini dapat penghasilan dari mana setelah pertambangan ditutup,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat mengeluarkan kebijakan tentang penutupan sementara pertambangan di wilayah Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin pada 26 September 2025 lalu. Naas nya, kebijakan itu justru membuat ribuan warga sekitar pertambangan kehilangan mata pencahariannya dan menuai pro kontra dikalangan masyarakat.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment