Aktivis HMI Soroti Dugaan Pemborosan APBD Terkait Isu Kepergian Rombongan Walikota Bogor ke Italia

BOGOR (KM) — Peraturan Menteri Keuangan PMK 24/PMK.07/2024 mengatur tentang Tata Cara Penundaan dan/atau Pemotongan Penyaluran Dana Transfer ke Daerah atas Pemenuhan Belanja Wajib dalam APBD.

Peraturan ini menetapkan mekanisme pemantauan dan evaluasi terhadap pemenuhan belanja wajib yang dananya bersumber dari penerimaan pajak daerah, dengan tujuan untuk memastikan daerah mengalokasikan dana pajak daerah sesuai ketentuan yang berlaku untuk belanja yang telah ditentukan.

Juga adanya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tentang penyesuaian alokasi TKD (Tunjangan Kinerja dan Kinerja) dalam rangka efisiensi belanja pada APBN dan APBD.

Untuk itu program efisiensi digalakkan di seluruh wilayah baik provinsi dan kabupaten/kota.

Sangat disayangkan, menyusul tersebarnya rumor bahwa Walikota Bogor, beserta Kepala Dinas Pertanian dan direktur utama PDAM beserta rombongan sedang berada di luar Negri. tepatnya di Italia.

Untuk mengonfirmasi rumor tersebut, media Kupasmerdeka.com meminta tanggapan kepada beberapa orang pejabat tinggi di Kota Bogor, yakni Wakil Walikota, Sekda Kota Bogor, Kabag Hukum Kota Bogor, bahkan sampai Direktur Umum PDAM Kota Bogor. dan sampai berita ini ditayangkan, tidak ada satu pun pihak yang memberi keterangan.

Merespon hal itu, Demisioner Ketua Cabang HMI MPO, Irfan Yoga, mengatakan “Di tengah defisit anggaran 2025 yang sempat menyentuh Rp260 miliar, meski kemudian direvisi menjadi Rp54 miliar. pengangguran terbuka mendekati 6 ribu jiwa, masyarakat miskin hampir mencapai 74 ribu jiwa kondisi defisit anggaran dan tingginya angka pengangguran serta kemiskinan tinggi ini ternyata tidak membuka mata walikota dan para pejabat pemkot bogor yang di mana melakukan perjalanan keluar negeri”.

“Efisiensi yang tengah diterapkan Pemkot Bogor bukan penghalang Walikota dan beberapa pejabat pemkot untuk jalan-jalan ke Italia. Miris melihat kelakuan pejabat pemkot hari ini di mana nasib masyarakat Kota Bogor dari yang seharusnya mendapat perhatian ekstra lebih dari Walikota dan para pejabat publik lainnya, justru diberikan kabar yang tidak enak didengar yaitu mereka jalan-jalan ke negara Italia,” paparnya.

“Kami dalam waktu dekat akan melakukan aksi sebagai bentuk kekecewaan terhadap kelakuan Walikota dan pejabat publik di Kota Bogor,” pungkasnya.

Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.