Banyak Truk yang Langgar Jam Operasional, Pemuda Legok Murka ke Petugas Dishub di Perbatasan Parungpanjang Bogor-Tangerang
BOGOR (KM) – Belasan Pemuda dari wilayah Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menggerudug bangunan yang dipakai untuk berteduh oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor yang mengawal jam operasional truk khusus tambang di Jembatan Malangnengah perbatasan Bogor- Tangerang, pada Selasa (16/9).
Aksi tersebut sempat viral di beberapa sosial media dan story What’sApp. Dalam video tersebut terlihat para warga dan pemuda datang dan langsung menyuruh para petugas untuk bekerja, di mana beberapa petugas dishub terlihat sedang berada di dalam ruangan.
“Atas dasar keresahan, banyak truk tambang yang melintas meski belum jam operasionalnya,” jelas Luki salah satu aktivis lingkungan di Kabupaten Tangerang yang juga seorang wartawan muda.

Menurutnya, mereka terjun ke lapangan membersamai petugas Dishub dan Satpol PP Kecamatan untuk mengawal peraturan karena cinta dengan lingkungan.
“Pemuda legok akan terus mengawal Peraturan Bupati Kabupaten Tangerang No 12 Tahun 2022,” tegas Luki dengan nada tinggi.
Ditempat berbeda, Sekretaris Kecamatan Legok, Dani Herdani, ikut turun langsung mengawal perbup Tangerang No 12 Tahun 2022.
“Kami mewakili pimpinan sama-sama hadir di pertigaan LG, bersama Karang Taruna yang ada di Kecamatan Legok, Dishub dan Satpol PP, bersama-sama memonitor atas keresahan warga yang sudah terjadi bertahun tahun berkaitan dengan operasional truk yang melanggar jam tayang hingga terjadi kemacetan dan keresahan,” jelasnya kepada wartawan (16/9).
“Sesuai dengan Perbup Tangerang No 12 tahun 2022 tentang jam operasional truk khusus tambang. Saya tegaskan dari pemerintahan Kecamatan Legok dan pemuda Karang Taruna Legok akan tetap mengawal dan menegakkan perbup tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Septiawan
Editor: Drajat
Leave a comment