PT. Bumi Duta Persada Pilih Tambal Jalan Moch Toha Parungpanjang Yang Belah 3
BOGOR (KM) – Project Manager PT. Bumi Duta Persada Maman Firmansyah menegaskan sengaja menambal jalan yang belah 3 di Jalan Raya Cikabon Samping Klinik Harapan Ibu Bidan Ubun Ningsih untuk lalu lintas kendaraan, karena belum genap 1 bulan jalan sudah hancur, Selasa (5/8/2025).
“Itu kan kalau kita bongkar sekarang nanti progres kita ga maju-maju, karena itu mau kita buka untuk lalu lintas, jadi itu pasti akan diperbaiki hingga dibongkar, tandai aja pak, pasti kita bongkar,” jelas Maman dengan nada tertekan.
Maman juga memohon maaf karena akibat revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang 5,60 KM jadi Macet.
“Saya memohon maaf karena kemacetan kan tidak bisa dihindari, kita sudah buk jalan alternatif untuk lalu lintas, sehingga kita akan melakukan buka tutup saat pengecoran,” imbuh Maman.

PT. Bumi Duta Persada Memilih Tambal 3 Belahan Revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang Bogor Yang Belum Genap 1 Bulan Pengecoran, Jalan Sudah Hancur, di Jalan Raya Cikabon samping Klinik Harapan Ibu Atau Bidan Ubun Ningsih, Selasa (05/08/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Bahkan, Maman baru saja mendapatkan kabar adanya dana Inpres jalan daerah untuk perbaikan jalan raya dari Jagabaya – Caringin 2KM.
“Saya kemarin baru dapat kabar, adalagi nanti namanya inpres jalan daerah, itu 2KM dari jagabaya sampai caringin,” tutur Maman.
Ketika disinggung dugaan adanya Kong Kali Kong anggaran 59,6 Milyar oleh Oknum untuk Revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang. Maman lebih fokus kerja untuk hasil akhir kualitas hingga kuantitas.
“Ini kan hanya asas praduga tak bersalah, kita disini hanya ingin kerja, dari sisi kualitas maupun kuntitas, kalaupun ada kong kali kong, kita kan kerja sangat terbuka apa yang dikerjakan, saya tidak bisa menghalangi itu semua, dan ini pertanggung jawabannya besar. Apalagi ada auditor tepat waktu, tepat mutu, juga tepat biaya,” tambahnya.
Disamping itu, Ketua Umum Gema Abah Ade Darman atau yang sering disapa Dera mendesak kontraktor untuk membongkar kembali jalan yang belah 3 karena hanya itu solusinya.
“Saya desak kontraktor revitalisasi Jalan Parungpanjang membongkar kembali dengan coran yang baru, kalau ditambal tidak akan menyelesaikan masalah, harus ada rasa tanggung jawab,” desak Dera, Kamis (07/08/2025).
Dera juga meminta kepada kontraktor untuk mengaktifkan kembali lahan parkir di Rewod Tenjo supaya jalan tidak macet dan terkendali.
“Saya harap semua pihak termasuk kontraktor mengaktifkan kembali lahan parkir sementara di Perhutani Rewod Tenjo, dan 30 lahan parkir masyarakat, supaya jalan tidak macet, dan pengecoran tidak terganggu karena selama 6 jam lebih pengecoran tidak boleh ada getaran kendaaraan, ini malah setiap detik KR 10 melintasi dan bebas. Mohon kerjasama dengan Polda dan Dishub Jawa Barat,” harap Dera.

PT. Bumi Duta Persada Memilih Tambal 3 Belahan Revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang Bogor Yang Belum Genap 1 Bulan Pengecoran, Jalan Sudah Hancur, di Jalan Raya Cikabon samping Klinik Harapan Ibu Atau Bidan Ubun Ningsih, Selasa (05/08/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Bahkan, saat wartawan kupasmerdeka.com memantau ke lokasi pengecoran tidak adanya RAB, sengaja dihilangkan kontraktor atau apa ? dan untuk kepentingan siapa ?
Karena jelas malanggar Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) karena tujuannya supaya tata pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif di Indonesia.
Dan juga melanggar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, yang mewajibkan setiap proyek fisik yang dibiayai Negara untuk memasang papan nama proyek.
Perlu diketahui, rekonstruksi jalan raya Provinsi Jawa Barat Moch Toha Kecamatan Parungpanjang (5,60 KM) dimenangkan oleh penyedia jasa PT. Bumi Duta Persada dengan nomor kontrak : 817/PUR.03.10.01/ 0031/ SP/ PJ2WPI. Dengan jumlah anggaran Rp. 59.694.349.406,00 dalam 210 hari kalender (2 Juni – 28 Desember 2025).
Dan PT. Bumi Duta Persada menggandeng PT. AGR (Abadi Gunung Readymix) dan PT. Motive Mulia (Merah Putih Beton) Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang Banten, untuk pengecoran jalan dengan mutu FS 45 NFA dengan kecepatan 3D menggunakan 17 mobil truk mixer molen untuk pengaduk semen.
Reporter: HSMY
Leave a comment