Respon Cepat Kritikan AMC, Dinas PUPR Kabupaten Serang Bongkar Ulang Jalan Hotmik di Bendung Gerak Pamarayan
SERANG (KM) – Paska diberitakan melalui media masa dan berbagai media sosial oleh Pegiat Sosial yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Cikeusal (AMC), jalan hotmik Bendung Gerak Pamarayan akhirnya dibongkar dan diperbaiki kembali oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Minggu (13/7/2025).
Sebelumnya, pembangunan jalan hotmik di Bendung Gerak Pamarayan yang dilaksanakan oleh pihak PUPR Kabupaten Serang pada tanggal 9 Juni 2025 tersebut menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Pasalnya, pembangunan jalan hotmik yang dibangun kurang lebih baru satu bulan itu terlihat sudah mengelupas dan banyak berlubang, sehingga berdampak rawan kecelakaan.
Menanggapi hal tersebut, Acun Sunarya selaku Ketua Aliansi Masyarakat Cikeusal (AMC) memberikan kritik keras terhadap PUPR Kabupaten Serang. Karena menurutnya, pembangunan jalan di Bendung Gerak Pamarayan diduga dikerjakan asal-asalan.
Dirinya pun menyampaikan apresiasi terhadap DPUPR Kabupaten Serang yang telah merespon cepat terhadap kritikan masyarakat Cikeusal melalui media sosial dan langsung melakukan pembongkaran ulang meskipun belum semuanya diperbaiki.
“Alhamdulillah, saya turut apresiasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Serang yang telah merespon cepat dengan adanya aduan dari masyarakat, khususnya dari Aliansi Masyarakat Cikeusal,” ucap Acun.
“Semoga dengan dilakukannya perbaikan jalan hotmik di Bendung Gerak Pamarayan ini bisa dikerjakan dengan maksimal, dan tidak asal-asalan dalam melakukan perbaikan jalan hotmik tersebut,” ujarnya.
Ia berharap, agar jalan hotmik tersebut dibongkar ulang semuanya. Menurutnya, jika hanya ditambal sulam saja, pastinya tidak akan awet dan cepat rusak kembali.
“Dimohon kepada Dinas PUPR Kabupaten Serang agar melakukan pembongkaran dan pembangunan ulang jalan hotmik tersebut. Dan lakukan perataan serta pemadatan yang maksimal. Agar tidak terkesan menghambur-hamburkan anggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Dirga, selaku penanggungjawab lapangan dari Dinas PUPR Kabupaten Serang mengatakan, kerusakan jalan hotmik tersebut disebabkan oleh getaran mobil yang melewati di area jembatan dengan tekstur tanah yang labil.
‘Kami melakukan pembongkaran ulang jalan ini paling yang rusak nya saja pak, kalau yang masih bagus gak mungkin kita bongkar,” ucap Dirga kepada KM.
Reporter: Adie L
Editor: Drajat
Leave a comment