Bupati Bogor Rudy Sumanto Akan Bangun Rumah Sakit PMI di Parungpanjang tahun 2026

Bupati Bogor Rudy Susmanto (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM).

BOGOR (KM) – Bupati Kabupaten Bogor Rudy Susmanto akan membangun RS (Rumah Sakit) PMI (Palang Merah Indonesia) di Kecamatan Parungpanjang di tahun 2026, di Pendopo Bupati, Kamis sore (17/07/2025).

“Saya akan bangun rumah sakit PMI di Parungpanjang di awal tahun 2026, tahapan-tahapan itu akan mulai berjalan dan target selesai 2027,” ucap Rudy Susmanto.

Sampai saat ini Rudy Susmanto masih menunggu hasil dari Musyawarah Kabupaten (Muskab) Bogor XIII atau pemilihan Ketua PMI Kabupaten Bogor periode 2025 – 2030 yang akan digelar Agustus 2025.

“Masih menunggu Ketua PMI baru ya untuk tahun 2025 – 2030, Agustus 2025 besok akan digelar. Setelah ada sosok pemipimpin PMI Bogor kita lanjutkan tahap-tahapnya,” beber Rudy Susmanto.

Lebih lanjut Rudy Susmanto, dirinya sudah menyediakan lahan dan tempat yang akan dibangun di Parungpanjang, tinggal investor dari PMI akan masuk.

“Saya sediakan lahannya untuk rumah sakit PMI di Parungpanjang, nanti ada investor baru, untuk tempatnya dimanan nanti saya beritahu,” berbicara dengan muka tersenyum Rudy Susmanto.

Beberapa bulan yang lalu di Perumahan Millennium City Kabasiran Parungpanjang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, tidak bisa menjelaskan lebih rinci mengenai pembangunan rumah sakit di Parungpanjang yang dijanjikan dibangun tahun 2026, karena belum ada informasi lebih.

“Saya paham masyarakat Parungpanjang jikalau berobat pasti ke Tangerang karena perbatasan. Saya tidak bisa ngomong lebih karena belum ada informasi lagi, seinget saya dahulu akan dibangun rumah sakit PMI,” jelas Ajat Rochmat Jatnika dengan singkat, Kamis siang (08/05/2025).

Perlu diketahui, 2014 silam PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, mendapat bantuan hibah tanah seluas dua hektar dari Yayasan Al-Bina, tepatnya di Desa Cibunar untuk pembangunan RSI Muhammadiyah. Namun tidak terealisasi karena pemilik tanah enggan membalik nama tanah tersebut ke PCM Muhammadiyah Parungpanjang.

Bahkan, pada tahun 2021, di Kecamatan Parungpanjang akan dibangun Rumah Sakit PMI (Palang Merah Indonesia) Medika.Namun tidak bisa dibangun karena tidak adanya investor.

Sampai saat ini, masyarakat Parungpanjang Bogor masih bergantung pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Tangerang dan dipaksa terus untuk menelan janji manis pemerintah daerah yang akan dibangunkan Rumah Sakit yang hingga saat ini tak kunjung ada realisasinya.

Disamping itu, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) H. Egi Gunadi Wibhawa menekankan pembangunan Rumah Sakit di Parungpanjang sangat dibutuhkan untuk di Wilayah Barat.

“Yang dibutuhkan masyarakat Parungpanjang adalah Rumah Sakit, pembahasan anggaran 2025 di Desember 2024 lalu, yg akan bangun klinik PMI, itu saya tolak, karena bukan klinik yg di butuhkan tapi Rumah Sakit,” Tegas Egi.

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan H. Egi Gunadhi Wibhawa atau yang sering disapa Egi di Gedung Paripurna DPRD Tegar Beriman, Jum’at (18/7/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

H. Egi Gunadi Wibhawa percaya kepada Bupati Kabupaten Bogor Rudy Susmanto langsung bangun Rumah Sakit tidak akan bertahap dari klinik.

“Saya berharap Bupati langsung bangun rumah sakit jangan bertahap mulai dari klinik!, karena itu bukan yang dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah Rumah Sakit,” pungkasnya.

Reporter: HSMY

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.