Tak Ada Perhatian Dari BBWSC3 Banten, Aliansi Masyarakat Cikeusal Kirim Surat Audiensi ke Gubernur Banten
SERANG (KM) – Bertahun-tahun keluhannya tidak digubris oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) Banten, Aliansi Masyarakat Cikeusal (AMC) melayangkan surat audiensi ke Gubernur Banten untuk mendapatkan perhatian khusus, Rabu (18/06/2025).
Pasalnya, warga Kecamatan Cikeusal khususnya di 3 (tiga) desa yaitu Desa Panosogan, Desa Katulisan, dan Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, ada sekitar 47 keluarga yang rumahnya terdampak abrasi dari aliran Sungai Cisangu, dan aliran Sungai Ciasem, yang mana dalam hal ini dalam pengawasan BBWSC3 Banten.
Suasana mencekam selalu menghantui para warga terdampak di saat musim penghujan, terutama pada saat malam hari, rasa kalut berkecamuk antara sedih bingung dan takut. Karena bencana longsor tak tahu kapan bisa terjadi, dan setiap saat bisa merenggut nyawa mereka, tak tahu harus pindah kemana, dan minta tolong ke siapa?, karena hanya tempat itu lah satu satunya harapan mereka.

Nur Latip, salah satu warga Kp. Jambu Bol Kulon, Desa Panyabrangan, dengan terbata bata menyampaikan permohonannya agar diperhatikan dan meminta kepada Presiden dan Gubernur Banten agar segera memberikan bantuan dan solusi karena dirinya bingung entah harus pindah kemana dan dirinya hanya memiliki tempat tinggal satu satunya.
“Kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Banten tolong lah kami, longsor ini sangat parah dan kami bingung harus kemana, karena tempat inilah satu satunya harapan kami,” ujar Nur Latif.
Terpisah, Acun Sunarya, selaku Aktivis Cikeusal mengatakan jika dirinya sudah sering menyerukan soal keadaan situasi permukiman di bantaran aliran sungai Cisangu dan aliran sungai Ciasem yang mengalami longsor diakibatkan oleh abrasi sungai, hingga menggerus ke permukiman warga, akan tetapi tidak pernah ada tindakan serius dari pemerintah maupun pihak BBWSC3 Banten.
“Hari ini saya mewakili Aliansi Masyarakat Cikeusal sekaligus warga terdampak melayangkan surat audiensi kepada Gubernur Banten terkait terjadinya beberapa kali longsor di beberapa desa di kecamatan Cikeusal dari tahun ketahun dan sudah mengakibatkan beberapa rumah ambruk dan dari pihak BBWSC3 Banten tidak ada tindakan dan kebijakan apa pun,” ujar Acun.
“Kami warga Cikeusal berharap Gubernur Banten bisa memfasilitasi beraudiensi dan mudah mudahan Gubernur bisa menghadirkan pihak dari BBWSC3 Banten,” tambahnya.
Dikatakan Acun, mudah mudahan permasalahan ini sampai ke kementerian PUPR, dan terkhusus kepada Gubernur Banten dan Presiden Prabowo Subianto, dirinya berharap agar Pemerintah hadir sebelum ada korban dari musibah longsor susulan, dan tinjau kinerja BBWSC3 Banten.

Menurut Acun, pemerintah harus hadir sebelum ada korban dari musibah longsor susulan, dan semoga kasus ini sampai ke Kementerian PUPR. Dan untuk Gubernur, Kementerian PUPR, dan Bapak Prabowo Subianto, Presiden RI agar meninjau kinerja BBWSC3.
“Terkhusus kepada Pak Presiden Prabowo Subianto yang saya hormati agar mengevaluasi kinerja BBWSC3 Banten, yang mana saya warga terdampak yang mewakili 3 Desa selalu dihantui rasa takut ada longsor susulan, kami mohon agar bisa turun ke lokasi untuk melihat kondisi kami dan memberikan solusi,” pungkasnya.
Reporter: Adie L
Editor: Drajat
Leave a comment