Ratusan Warga Desa Pudar Siap Gelar Demo Menuntut Transparansi Pembangunan
SERANG (KM) – Ratusan warga Desa Pudar yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pudar Bersatu (FMPB) akan menggelar aksi demo di Kantor Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin, 16 Juni 2025.
Demo ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Desa Pudar terkait dugaan penyalahgunaan Mobil Siaga Desa dan kurangnya transparansi dalam pembangunan jalan di desa tersebut.
Maksum, Ketua FMPB, mengungkapkan bahwa Mobil Siaga Desa yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, diduga dijadikan inventaris Kepala Desa. Selain itu, pelat mobil yang seharusnya berwarna merah, diganti dengan warna putih.
“Ini adalah bentuk ketidaktransparanan dan penyalahgunaan wewenang,” kata Maksum.
Selain itu, FMPB juga menuntut kejelasan tentang pembangunan jalan di Kp. Pasir Waru dan Kp. Pasir Kupa yang diduga hanya dilakukan pengerasan saja, meskipun anggaran yang digelontorkan mencapai Rp. 233.623.500 untuk Kp. Pasir Waru dan Rp. 433.828.000 untuk Kp. Pasir Kupa.
“Kami menuntut kejelasan dan transparansi dalam pembangunan jalan ini. Jika ada penyelewengan anggaran, kami berharap ditindak secara hukum,” tegas Maksum.
FMPB menuntut Kepala Desa Pudar untuk:
1. Mengembalikan fungsi Mobil Siaga Desa untuk kepentingan masyarakat.
2. Memberikan kejelasan tentang pembangunan jalan di Kp. Pasir Waru, RT 04, RW 02 dengan Anggaran Rp. 233.623.500, dan di Kp. Pasir Kupa, RT 14, RW 02, sebesar Rp. 433.828.000.
“Terkait pembangunan jalan, kalau ada penyelewengan anggaran kami berharap ditindak secara hukum, jangan seperti yang sudah-sudah, cukup dengan pengembalian saja,” tegas Maksum.
“Dan kepada Pemerintah Kabupaten Serang, agar menindaklanjuti adanya dugaan tersebut, jangan ada pembiaran, karena sangat merugikan masyarakat,” tutupnya.
Reporter: Acun S
Editor: Drajat
Leave a comment