Diduga Kurangi Volume Beton, CV. Azizah Putri Tunggal Disorot Terkait Hasil Core Drill Tak Sesuai

Pengambilan sampel core drill beton di Kp. Cigebang Rt002 RW 003, Desa Cibening Kecamatan Setu

BEKASI (KM) – Proyek pembangunan jalan lingkungan di Kampung Cigebang, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Menurut hasil pemantauan kupasmerdeka.com, proyek peningkatan jalan dengan judul Peningkatan Jalan Lingkungan Jalan Kp. Cigebang RT 002 RW 003 yang dikerjakan oleh CV. Azizah Putri Tunggal, menunjukkan adanya indikasi penyimpangan setelah dilakukan uji core drill pada Senin malam (2/6/2025). Dari empat titik sampel pengeboran, tiga titik gagal menunjukkan hasil yang sesuai, satu titik sesuai dengan spesifikasi 15 cm, sedangkan dua titik lainnya hanya menunjukkan ketebalan sekitar 10–12 cm.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa telah terjadi manipulasi atau pengurangan volume dalam pelaksanaan pengecoran beton. Meskipun demikian, hasil resmi dari laboratorium masih ditunggu untuk memastikan temuan lapangan.

Yuda, selaku konsultan pengawas proyek tersebut, menyampaikan bahwa dirinya hanya mencatat hasil pengeboran di lokasi, dan masih menunggu laporan akhir dari laboratorium. Ia menyebutkan bahwa salah satu titik bahkan menunjukkan hasil ketebalan mencapai 20 cm, melebihi spesifikasi teknis.

Menanggapi temuan tersebut, Yanto, pemerhati infrastruktur Kabupaten Bekasi, menyatakan kecurigaannya bahwa kontraktor telah sengaja mengurangi volume beton untuk meraih keuntungan lebih. “Dari empat titik yang diuji, hanya satu yang sesuai, dan satu lainnya malah melebihi ketentuan. Ini menunjukkan indikasi kuat adanya pengurangan volume beton,” ujarnya pada Selasa (3/6/2025).

Yanto juga menegaskan pentingnya peran pengawas dan konsultan dalam memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi, terlebih karena proyek ini menggunakan sistem E-Purchasing melalui E-Katalog, di mana spesifikasi teknis sudah ditentukan dalam etalase digital.

Ia mendesak Inspektorat Kabupaten Bekasi dan BPK agar segera turun tangan untuk memeriksa pelaksanaan proyek oleh CV. Azizah Putri Tunggal, yang diduga telah mengurangi volume beton dari yang seharusnya.

Reporter: Mon

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.