Warga Desa Pudar Keluhkan Pemanfaatan Mobil Siaga Yang Diduga Dijadikan Inventaris Pribadi Kades

SERANG (KM) – Mobil Siaga Desa yang seharusnya menjadi aset desa untuk melayani warga, seperti untuk transportasi darurat atau kesehatan, tidak boleh dijadikan inventaris pribadi lurah atau digunakan untuk kepentingan pribadi. Mobil Siaga Desa harus tetap diutamakan untuk melayani warga yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat.

Tapi, lain halnya dengan mobil Siaga Desa dengan nopol A 1171 E di Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mobil inventaris desa tersebut kini sudah berplat nomor warna putih dan tidak lagi bertuliskan Siaga Desa, diduga telah beralih menjadi inventaris pribadi kepala desa.

Sebagaimana diketahui, Mobil Siaga Desa adalah aset desa yang dibeli dengan dana desa yang berfungsi untuk melayani warga, bukan untuk kepentingan pribadi kepala desa.

Adapun tujuan utama diadakannya mobil Siaga Desa, yakni digunakan untuk antar-jemput pasien, membantu ibu hamil yang hendak bersalin, atau melayani warga yang membutuhkan transportasi dalam situasi darurat.

Temuan tersebut pun dikeluhkan oleh salah satu warga Desa Pudar berinisial (MS) yang mengeluhkan penggunaan mobil siaga dijadikan inventaris pribadi kepala desa.

“Kami resah karena mobil yang seharusnya untuk warga, malah dijadikan Inventaris kepala desa, padahal mobil itu dibeli memakai Anggaran Dana Desa (ADD), tapi yang menikmatinya kepala desa, sampai nopolnya juga berwarna putih, padahal aslinya merah dan sudah tidak ada tulisan Siaga Desa,” ucap MS (24/5).

“Kami berharap kepada pemerintah pusat agar segera menindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Dari temuan tersebut, diduga Kepala Desa Pudar telah melalukan penyalahgunaan aset desa yang merugikan warga.

Untuk diketahui, penyalahgunaan aset desa dapat merusak kepercayaan warga kepada pemerintah desa dan dapat menjadi contoh negatif bagi masyarakat.

Mobil Siaga Desa adalah aset penting yang harus digunakan untuk melayani warga. Penyalahgunaan mobil Siaga Desa untuk kepentingan pribadi kepala desa adalah tindakan yang tidak tepat dan dapat merugikan warga. Pemerintah desa harus memastikan bahwa Mobil Siaga Desa digunakan sesuai dengan tujuan awalnya dan tetap melayani warga yang membutuhkan.

Reporter: Acun s
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.