Kritisi Kasus Keracunan Massal Makanan, HMI MPO Badko Jakarta Jawa Barat Desak BGN Evaluasi Total SPPI dan Ahli Gizi di Program MBG
BOGOR (KM) – Menyikapi maraknya kasus keracunan makanan yang dialami peserta didik usai menyantap makanan bergizi ala Badan Gizi Nasional (BGN), massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO BADKO Jakarta Jawa Barat melakukan aksi di depan Istana Bogor pada Rabu, 14 Mei 2025.
Dalam keterangannya, Irfan Yoga selaku Koordinator lapangan aksi mengatakan bahwa tujuan massa HMI MPO Badko Jakarta – Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan istana Bogor agar pemerintah pusat segera melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Seperti yang kita ketahui bersama, program unggulan pemerintah pusat ini telah menyebabkan keracunan masal di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan adanya permasalahan tersebut, Kami merasa ada yang salah dalam mekanisme penerapan program MBG ini,” ungkap Irfan Yoga.
Irfan menambahkan, berdasarkan kajian pihaknya, keracunan masal tersebut terjadi karena mutu bahan baku yang tidak berkualitas, dan hal tersebut diakibatkan dugaan adanya modus korupsi baru.
“Kami rasa monopoli suplayer lah penyebab utama dalam keracunan masal ini. Imbas dari monopoli ini ialah ketidakprofesionalan SPPI dan Ahli Gizi dalam menjalankan tugasnya, maka perlu dievaluasi secara menyeluruh,” terangnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan mendesak, yakni:
1. Menuntut Presiden RI harus bertanggung jawab terhadap keracunan yang dialami rakyat Indonesia.
2. Evaluasi total penyelenggaraan program MBG, dan pengelolaan harus dikelola oleh orang tua murid.
3. Mendesak APH untuk menangkap dan memenjarakan SPPI dan Ahli Gizi yang diduga lalai dalam menjalankan tugas.
4. Penjarakan oknum yang melakukan monopoli suplayer, sehingga bahan baku MBG tidak layak dikomsumsi.
Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat
Leave a comment