Gabungan Elemen Masyarakat Kota Bogor Gelar Aksi Solidaritas Untuk Palestina, Sampaikan 4 Tuntutan Utama
BOGOR (KM) – Ratusan umat Islam dari berbagai elemen masyarakat kota Bogor mengikuti aksi solidaritas untuk Palestina yang digelar di Tugu Kudjang Kota Bogor, dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Asep Abdul Qadir yang merupakan Ketua Front Persaudaraan Islam Kota Bogor pada Jumat, 16 Mei 2025.
Ratusan orang berkumpul setelah melaksanakan salat Jum’at berjamaah di Masjid Raya Baranangsiang. Dengan membawa bendera Palestina, mobil komando, ambulan, dan sejumlah banner bertuliskan pesan-pesan dukungan untuk Palestina, peserta berjalan kaki menuju Tugu Kudjang sambil menyerukan boikot produk Israel dan penghentian genosida di Gaza.
Di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor, massa tetap bertahan dengan semangat.
“Kami tidak akan mundur hanya karena hujan. Hujan ini justru jadi saksi bahwa umat Islam Bogor tidak tinggal diam melihat penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Kami hadir bukan sekadar orasi, tapi membawa pesan kemanusiaan dan perlawanan terhadap penjajahan,” tegas Asep Abdul Qadir dalam orasinya dari atas mobil komando.
Ia juga menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari kesadaran umat Islam untuk menekan komunitas internasional agar bertindak nyata.
Adapun tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi tersebut antara lain:
1. Mendesak Mahkamah Internasional menangkap PM Israel, Benjamin Netanyahu, atas kejahatan perang.
2. Mengecam agresi militer Israel yang melanggar hukum internasional dan HAM.
3. Meminta PBB segera memfasilitasi gencatan senjata permanen
4. Menyerukan boikot terhadap produk Israel dan pemutusan hubungan dagang oleh Pemerintah Indonesia.
Selain orasi dan pembacaan ayat suci Al-Quran, aksi juga diisi dengan penggalangan donasi yang akan disalurkan melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Peserta aksi juga membacakan pernyataan sikap yang mengutuk keras tindakan brutal Israel, perusakan Masjidil Aqsha, serta menolak keberadaan warga negara Israel di Indonesia.
Pukul 15.00 WIB, perwakilan dari mahasiswa El Rahma dan KAMMI turut menyampaikan orasi mereka, menyerukan pentingnya solidaritas generasi muda terhadap isu kemanusiaan global, khususnya Palestina.
Aksi selesai sekitar jam 4 sore dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemerdekaan rakyat Palestina. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan damai meskipun cuaca ekstrim sempat mewarnai jalannya acara.
“Kami akan terus turun ke jalan hingga Palestina merdeka. Kami akan lawan ketidakadilan ini dengan suara, doa, dan dukungan nyata dari masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Ki Medi
Editor: Drajat
Leave a comment