Dang Agung Anggota DPRD Subang Siap Perjuangkan Keluhan Petani di Desa Jati

SUBANG (KM) – Terungkap, ternyata dampak terancamnya gagal tanam diwilayah Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang di akibat adanya pendangkalan di saluran situ jati sehingga pasokan air kepesawahan para petani berkurang.

Hal tersebut di sampaikan oleh Politisi Partai PDI-P dan sekaligus sebagai anggota DPRD Kabupaten Subang Dapil 6 Dang Agung mengungkapkan, Kurangnya pasongan air kepesawahan diwilayah Desa Jati, itu akibat adanya pendangkalan di saluran situ Jati.

“Tentunya ini, harus kita maksimalkan fungsi situ jati agar aliran air bisa lancar,” ujarnya.

Dang Agung juga menuturkan bahwa dirinya akan berupaya berkoordinasi terus dengan pihak BBWS agar saluran air situ jati tersebut segera dilakukan normalisasi.

“Ya, kalau menggunakan anggaran dari dana APBD itu jelas tidak ada, saluran itu kewenangan BBWS,” tuturnya.

Dang Agung Menambahkan, bahwa dirinya akan terus berusaha menyapaikan terkait adanya pendangkalan di saluran situ jati ke pihak BBWS dan dirinya juga mengaku bahea pada tahun kemarin sudah di usulkan ke pihak BBWS.

“Terkait normalisasi situ jati, sudah kita usulkan dari tahun tahun kemarin,” tambahnya.

Sebelumnya di beritakan, Lahan pertanian di Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, seluas 100 Hektar atau 30% mengalami kekeringan. Para petani mengeluh, karena terancam gagal tanam.

Ketua Gapoktan Desa Jati Kusnadi mengatakan terdapat 100 hektar lahan persawahan di desanya. Dari seluruh luas lahan tersebut, 464 hektarnya mengalami kekurangan air. Akibatnya para petani terancam gagal tanam.

“Kondisi Ini sudah sekitar 40 harian berlangsung setelah panen, Para petani di desa kami sekarang ingin kembali tanam padi tapi air susah di dapat,”ucap Kusnadi kepada KM, Rabu (19/06).

Kusnadi sangat berharap air irigasi segera masuk ke persawahan desanya sesuai jadwalnya. Dengan begitu para petani dapat segera melaksanakan tanam padi. Kondisi persawahan di Desa Jati ini sudah emergency.

“Mohon pemerintah daerah dan dinas terkait segera membantu mengatasi kekeringan lahan ini,” pungkasnya.

Reporter: Din

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*