Tragedi Longsor di Cipondok Pasangrahan, 2 Meninggal dan 14 Luka

Bencana longsor di Subang

SUBANG (KM) – Tragedi bencana longsor yang melanda warga Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang di sekitaran perbukitan sumber mata air minum Aqua milik PT Tirta Investama pada Minggu sore (7/1/2023) sekira pukul 17.30 WIB mengakibatkan belasan warga menjadi korban dan amblasnya tanah serta derasnya air akibat curah hujan yang menguyur Desa Pasanggrahan dan sekitarnya.

 

Camat Kasomalang Tatang Saepuloh dalam keteranganya menyampaikan longsor yang mengakibatkan salah satu warung milik warga bernama Jarwa, pos sumber dan tempat wisata air terbawa arus longsor dan menyebabkan di antaranya sumber mata air minum pabrik Aqua tertutup.

 

“Terjadinya bencana longsor sumber Aqua Kampung Cipondoh mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan  11 luka-luka. Sementara yang luka-luka langsung dirawat di Puskesmas Kasomalang dan Cisalak kemudian kurang lebih 300 warga Cipondok diungsikan ke Majlis Ta’lim Bantar Panjang,” ucap Tatang.

 

“Warga Cipondok Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang yang sudah memasuki lokasi pengungsian sekitar 60 orang dan Tim Gabungan Bencana Alam Kecamatan Kasomalang masih melakukan evakuasi dan pencarian korban karena menurut informasi masih ada warga yang belum ditemukan dilokasi longsor,” pungkasnya.

 

Kepala Puskesmas Kasomalang Andri Suratman mengatakan, pihaknya telah menerima beberapa pasien korban dari bencana longsor. Pihaknya mencatat terdapat tiga pasien yang dibawa ke Puskesmas Kasomalang. Dari tiga pasien tersebut satu orang di antaranya meninggal dunia.

 

Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin menyebut, sejauh ini ada dua warga yang dilaporkan meninggal dunia. “Ada korban jiwa, dua orang meninggal dunia, lain luka-luka,” ujar Udin.

 

Kepala Desa Pasenggrahan Juheri dihubungi mengatakan, dirinya sedang berada di lokasi kejadian dan belum bisa memastikan jumlah korban.

 

“Banyak rumah yang rusak parah, saya belum bisa memastikan karena saat ini masih dalam proses evakuasi,” ucap Juheri.

 

Reporter: Din

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*