Peringati Sumpah Pemuda ke- 95 Tahun, Dua Putra Parungpanjang Berhasil Sabet Juara di Catur Non Master Se Jabodetabek

Juara Umum Catur Se - Jabodetabek KOK CUP 4 Parungpanjang, sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda ke 95 tahun, di Pasar Modern Sentraland Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (28/10/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK)  Parungpanjang menggelar turnamen Catur Non Master KOK CUP 4 Se Jabodetabek, sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda ke 95 tahun, di Pasar Modern Sentraland Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (28/10/2023).

 

Turnemen catur ini diikuti oleh 112 peserta Se Jabodetabek dan ada 2 putra asli Parungpanjang yang layak menjuarai catur non master tersebut. Ia adalah Juara 1 Umum Ari susanto dari Jakarta Selatan, Juara 2 Umum Ezra dari Kecamatan Parungpanjang, dan Juara 3 Umum Dicky Zulkarnaen dari Depok.

 

Dan Juara Kategori Usia Maksimal 15 tahun (Junior), juara 1 M. Indra Gunawan dari Kecamatan Cibinong, juara 2 Bunga Anisa dari Bekasi dan juara 3 Muhammad Rafa Azka Pratama dari Kecamatan Parungpanjang. Para juara layak mendapatkan uang pembinaan, tropi, sertifikat dengan jumlah total hadiah Rp. 8.050.000.

 

Ketua panitia Rudianto mengucapkan selamat kepada para juara dan harus bisa memotivasi untuk bisa maju kedepan. “Selamat kepada para juara semoga menjadi motivasi untuk lebih maju kedepan, namun yang belum bisa terus melatih dan mengasah kemampuan dirinya. Dan sesuai di dalam list awal pendaftaran itu ada 140 orang, tapi yang fiks ada 113 orang yang hadir mengikuti turnamen ini,” ungkapnya Ketua Panitia Rudianto kepada kupasmerdeka.com.

 

Menurut Rudianto, turnamen catur ini setiap tahun digelar oleh KOK Parungpanjang dan selalu ada perkembangan setiap tahunnya. “Ini luar biasa ya inu agenda tahunan kita dari Bapak H. Muhamad Rodis Faisal Ketua KOK Parungpanjang ini yang keempat setiap tahun kita ada perkembanganlah dari jumlah peserta karena hari ini ada 12 kecamatan atau kota yang mewakili, yang ikut kegiatan catur dengan kang Arif,” ujarnya Rudianto.

 

Tidak lupa dirinya mengucapkan terima kasih banyak kepada koordinator Percasi Parungpanjang dan Kabupaten Bogor sudah ikut membantu kegiatan sampai selesai. “Kepada teman-teman Percasi Kecamatan Parungpanjang yang udh eksis di lapangan untuk kegiatan ini dan teman-teman percasi Kabupaten Bogor yang sudah hadir untuk menjadi wasit atau panitia lapangan dib kegiatan hari ini,” ucapan terima kasih Rudianto.

 

Acara ini juga dihadiri oleh atlet master Nasional dari Kabupaten Bogor Arif Abdul Hafiz yang sudah malang melintang di dunia catur, dengan tujuan memberikan motivasi kepada pecinta catur di Indonesia. “Ini sengata kita mengundang kang Arif karena ini Ide atau gagasan ketua umum percasi Kabupaten Bogor Pak Ajat untuk mengenalkan catur di pelosok-pelosok terutama di Kabupaten Bogor maksunya supaya menjadikan spirit atau motivasi kepada para pecinta catur yang berada di Parungpanjanh dan Khususnya di Jabodetabek,” kata Rudianto.

 

Di tempat yang sama Ketua KOK (Komite Olahraga Kecamatan) Parungpanjang H. Muhamad Rodis Faisal atau yang sering disapa Caning, mengakui agenda ini adalah agenda tahunan yang digelar oleh KOK Parungpanjang dan memasuki di tahun keempat. “Agenda hari ini adalah agenda rutin tahunan KOK Cup yang ke 4 kali, saya ucapkan selamat kepada para juara fan terus semangat!,” akui Caning.

Ketua KOK Parungpanjang H. Mohamad Rodis Faisal bermain dengan atlet Nasional Kabupaten Bogr Arif Abdul Hafiz, di Pasar Modern Sentraland Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (28/10/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

Bahkan, Caning menjelaskan memanggil atlet Catur Nasional Kabupaten Bogor Arif ke Parungpanjang karena rekomendasi dari Ketua Percasi. “Kita menanggil arif karena salah satu atlit Kabupaten Bogor, kedua arahan dari Pecasi Kabupaten Bogor supaya lebih memberikan motivasi kepada para pemain mangkanya ketua umum percasi merekomendasikam arif terjun ke Parungpanjang,” jelasnya Caning.

 

Ia juga memberikan motivasi kepada para pemain pecinta catur untuk terus semangat dan berjanji akan memgantarkan para pemenang ke tingkat Kabupaten Bogor. “Tetap semangat KOK Cup secara continue berlanjut, mudah- mudahan kegiatan ini menambah wawasan dan juga memberikan motivasi tentunya di dunia catur di Kecamatan Parungpanjang ke tingkat Kabupaten dan saya akan mengantarkan para pemenang ke tingkat Kabupaten saja,” motivasi Caning.

 

Sementara itu, Ketua Umum Percasi Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengapresiasi penuh kepada pengurus percasi Kecamatan Parungpanjang telah membuat agenda tersebut.

 

“Hal ini adalah kegiatan rutin yang dilakukam teman-teman di Parungpanjang karena kita mempunyai koordinator Kecamatan catur Percasi yang sangat pro aktif, tahun ini adalah tahun keempat mereka melaksanakan kejuaraan non master, saya kita saya perlu mengapresiasi apa yang dilakukan membuat catur itu semakin menarik di kehidupan sehari-hari bukan sekedar olahraga tapi memang menjadi sesuatu yang menjadi bagian dari pada kehidupan warga disini khususnya untuk di Kabupaten Bogor,” apresiasi Ajat Rochmat.

 

Ajat memberikan saran kepada panitia KOK Parungpanjang untuk membuat agenda dalam satu tahun 2 kali untuk mengasah kemampuan pecinta catur.

 

“Ini kan non master ya sehingga pesertanya memamg cukup banyak, prinsipnya adalah kan harus dilatih, mangkanya tadi saya bilang jikalau bisa tidak dibuat setahun sekali, namun setahun dua kali, biar pertemuan antar teman itu semakin sering frekuensinya hingga akhirnya daya asahnya juga semakin tajam dan mudah-mudahan kedepan makin banyak frekuensi perlombaan seperti ini ya in sya allah pasti akan mendapatkan bagian,” saran Ajat Rochmat Jatnika.

Ketua Umum Pecasi Kabupaten Bogor dalam sambutannya, di Pasar Modern Sentraland Parungpanjang Kabupaten Bogor, Sabtu (28/10/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

Lebih lanjut Ajat Rochmat Jatnika, dirinya memberikan alasan atlet Nasional asli Kabupaten Bogor Arif Abdul Hafiz datang ke Parungpanjang hingga mengalahkan lawannya 12 orang sekaligus karena supaya kualitasnya diakui khalayak. Dan pada bulan Januari 2024 Arif diundang ke India dalam turnamen mereka.

 

“Arif itu adalah atlet langganan kita ya yang selalu langganan juara PON, kemarin juga kita mendakatkan emas ya di PON XX Papua kemarin, nah tadi saya minta dia hadir agar dia semakin bangga dengan caturnya, diakui oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan diakui oleh masyarakat sehingga termunculah motivasi bagi dirinya, tadi kan dia bertanding dengan 12 orang menang, artinya kualitasnya diakui secara khalayak memang dia hebat sehingga memang nanti Januari 2024 itu, dia diundang oleh India khusus memang di pertandingan mereka, jadi bukan open turnamen ya di mereka, dan jikalau diijinkan saya akan menemani,” tutupnya.

 

Arif Abdul Hafiz Menang Lawan 12 Orang

Salah satu atlet Nasional asli Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Arif Abdul Hafiz (24) hadir dalam turnamen KOK Cup ke 4, dirinya turun untuk melawan 12 pecinta catur dalam sesi catur simultan. Akhirnya Arif menang total dalam waktu 60 menit dengan bermain bersamaan dalam satu meja.

 

Bahkan, dirinya memberikan strategi khssus dalam pertandingan supaya bisa menang total di awal pembukaan. “Stateginya rajin berlatih dan bertarung yah, hanya saja ada satu strategi yang bisa digunakan yaitu strategi di awal pembukaan, jadi kita akan tau pemain lawan kita menggunakan stategi apa dan akan seperti apa kedepannya,” kata Arif

Atlet Nasional asli Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Arif Abdul Hafiz (24) hadir di KOK CUP 4 Parungpanjang, di Pasar Modern Parungpanjang, Sabtu (28/10/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM).

Bahkan, Arif sangat mengapresiasi penuh atas turnamen KOK Cup 4 Se Jabodetabek, karena sudah membuat acara sangat cukup rapih dan kompeten. “Saya sangat apresiasi ya buat panitia, acara ini sangat rapih, hingga kompeten karena sudah membuat nyaman pecinta catur dalam bermain,” apresiasi Arif.

 

Dirinya juga bercerita awal mula mencintai olahraga otak yaitu catur, sejak usia 6 tahun saat mengganggu ayah dan kakaknya yang sedang bermain catur, hingga saat ini dirinya mampu mendapatkan emas di PON XX Papua 2021.

 

“Pada awalnya saya mencintai catur saat melihat Bapak dan Kakak ya karena mereka suka main tuh berdua, dan saya suka ngerecokin kayak gini gimana kayak gitu gimana, lalu saya diusir karena ngenganggu bermain, mulai dari situ saya mau untuk belajar hingga bisa kuat lagi, lalu saya memulai pertandingan di Porseni SD Kabupaten Bogor namun saya juara keempat jadi tidak dapat piala, hingga akhirnya pada PON XX Papua 2021 saya juara emas kelompok perorangan terbatas catur kilat putra, namun saya prrnah main di Dubai Open Arab Saudi, India, Vietnam Juara emas, China, dan Filipina,” pungkasnya.

 

Reporter: HSMY

Editor: red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*