Hari Sumpah Pemuda, GMNI Ajak Pemuda Berperan Membangun Kemajuan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

Aksi GMNI Kabupaten/ Kota Bogor, Sabtu (28/10/2023)

Bogor (KM) – Dalam sejarah lahirnya sebuah bangsa indonesia tidak terlepas dari campur tangan kelompok muda, sejarah mencatat bahwa seorang pemuda menjadi tokoh yang luar biasa dalam kelebih baikan negeri ini. Tahun 1928 pemuda berkumpul mendeklarasikan sumpah yang dapat menyatukan semua elemen.

 

Sumpah Pemuda adalah sebuah ikrar atau sumpah yang diucapkan oleh pemuda Indonesia dari berbagai daerah pada Kongres Pemuda  ke- 2 tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda ini menjadi awal tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebelum adanya Sumpah Pemuda perjuangan melawan para penjajah masih bersifat kedaerahan.

 

Pada tahun 1945 kaum muda harus berseteru dengan kaum tua mendebatkan tentang hak dan kemerdekaan bangsa ini seutuhnya, kemudian pada tahun 1998 ketika inflasi semakin parah pemuda berkumpul, berdikusi serta turun ke jalan untuk menurunkan rezim yang dzolim.

 

Oleh karena itu GMNI Bogor mengajak kaum Muda Kota Bogor dan Kabupaten Bogor agar ikut berperan membangun dan mengawasi kemajuan wilayah, ‘melek’ akan kondisi sekitar dan mampu melaksanakan tugas untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat indonesia.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam tiga (3) tahun terakhir kemiskinan di kota Bogor mencapai 7,10% sedari 6,68%. Pun dengan Kabupaten Bogor tidak jauh berbeda berada di kisaran 7,73%. Ini harus menjadi perhatian penting bagi kita semua kaum muda untuk terus mengawal dan mampu mengkritisi  pemerintah kota dan kabupaten Bogor untuk fokus pada kesejateraan masyarakat.

 

Tingginya angka kemiskinan di kota/ kabupaten Bogor berimplikasi pula terhadap pendidikan, dibuktikan dengan tingginya angka putus sekolah yang mencapai 1.250 pada jenjang pendidikan sekolah dasar. (Disdik Kabupaten Bogor /2022) disebabkan adanya faktor ekonomi dan sosial.

 

Tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran bagi kita sebagai generasi penerus bangsa dan tentu kita harus ikut andil ambil peran dalam pembangunan seluruh sektor yang ada seperti sosial, ekonomi, politik dan budaya baik dengan menyampaikan aspirasi, kritik maupun saran.

 

Rasanya pemerintah teramat perlu merangkul kaum muda sebagai generasi emas/generasi penerus bangsa Indonesia guna menghadapi tantangan bonus demografi yang akan terjadi. Persiapan serta pelaksanaan yang matang oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor dalam menghadapi bonus demografi tersebut dan mampu memberi ruang yang bebas dalam pengembangan pemuda di Bogor.

 

Kalau kata Bapak Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama ‘Beri aku 10 Pemuda maka akan kuguncangkan Dunia’ mari bersatulah, berkumpulkah serta berdiskusilah menuangkan pemikiran pemikiran untuk kemajuan bangsa dan negara.

 

Reporter: Ki Medi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*