Antisipasi Politik Identitas, HMI Komisariat Universitas Pakuan Sukses Gelar FGD
Bogor (KM) – HMI Komisariat Universitas Pakuan menggelar Forum Group Discussion dengan Tema “Antisipasi Politik Indentitas dan Pemanfaatan Rumah Ibadah untuk Kegiatan Politik Praktis” pada hari Minggu (15/10) yang dihadiri oleh puluhan Mahasiswa.
Narasumber yang hadir dalam acara ini diantaranya Dede Juhendi selaku komisioner KPU Kota Bogor dan Kang Hasbullah selaku ketua FKUB. Tujuan dari FGD ini yaitu untuk mencegah praktik politik identias yang dapat menyebabkan perpecahan antar sesama serta mencegah pemanfaatan rumah ibadah untuk kegiatan politik praktis.
Indonesia sebagai Negara yang multi etnis, budaya serta Agama di satu sisi menjadi suatu kekayaan yang dimiliki. Tetapi, di sisi lain menjadi potentsi perpecahan antar sesama bangsa.
Hilmy Muzafar (Ketua Umum) mengatakan keberagaman yang menjadi suatu kebanggaan sekaligus menjadi potensi perpecahan antar sesama.
“Oleh karena itu, ikhtiar dalam menjaga keutuhan dan kerukunan antar sesama harus dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya mengedukasi melalui FGD ini. Selain politik identitas, rumah ibadah menjadi salah satu tempat yang mesti dijaga dari praktik politik praktis semata,” lanjutnya.
Dede Juhendi selaku narasumber menyatakan tidak boleh kampanye di rumah ibadah. “Kampanye di rumah ibadah tidak diperbolehkan, kecuali si calon tidak menggunakan atribut kampanye termasuk visi misi serta program,” katanya.
Kang Hasbullah selaku pemateri kedua yang juga ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyampaikan upaya FKUB dalam mengantisipasi terjadinya kampanye di rumah ibadah.
“FKUB berupaya agar rumah ibadah tidak dijadikan tempat kampanye dengan membuat pelatihan/penyuluhan kepada masyarakat. Kemudian membuat ToR untuk tim agar ada pihak di tokoh agama yang akan memerangi hoax yang mengarah pada politik identitas” kata Hasbullah.
Setelah semua pematri menyampaikan pandangannya, dilanjut sesi tanya jawab dengan peserta. Beberapa keresahan dan ke-khawatiran peserta FGD dalam menyambut pemilu 2024 disampaikan pada forum itu. Ruslan salah satu peserta FGD berharapdengan kegiatan-kegiatan diskusi semacam ini, Pemilu 2024 berjalan dengan sehat dan tidak terjadi perpecahan antar sesama bangsa apalagi mengatasnamakan agama.
Reporter: Ki Medi
Editor: red
Leave a comment