Kadis DPKPP Bogor Desak Disperkim Jawa Barat Anggarkan Alun-Alun Parungpanjang di RKPD 2024
Alun-Alun Parungpanjang merupakan janji Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang harus segera direalisasikan, sebab, Pemerintah Kecamatan Parungpanjang sudah menempuh berbagai macam prosesnya.
Karena untuk saat ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mampunyai hutang ke masyarakat Parungpanjang dalam membangun alun-alun tersebut, karena persoalan tanah sudah tidak ada masalah lagi, kewajiban-kewajiban kami sudah ditempuh sampai menyerahkan sertifikat tanahnya ke Pemda Kabupaten Bogor.
“Saya sudah berkomunikasi dengan kadis dpkpp Pak Ajat bahwa anggarannya tidak ada, akan tetapi ini adalah janji pak Gubernur, maka ada tindak lanjut dari Pak Ajat melalui CSR, dari manapun dana itu berasal, ini tetap janji Pak Gubernur Ridwan Kamil dan itu harus segera direalisasikan sebelum beliau habis masa jabatan gitu,” desaknya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melontarkan kalimat bahwa belum terealiasinya alun-alun Parungpanjang yang merupakan janjinya pada tahun 2018 lalu, dikarenakan masalah status tanahnya.
“Sudah ada gambar designnya, cuma ada kendala di tanah, saya ga hafal, nanti dicari tau, orang kayak saya mah kang membangun dimana-mana, jikalau ada yang tidak terbangun pasti ada kenala ya, tidak mungkin selesai dulu,” tegasnya Ridwan Kamil saat Groundbreacking jalan tambang di Kecamatan Cigudeg, Senin siang (29/5/2023).
Sebelumnya, pada hari selasa 25 Oktober 2018, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil datang ke Gedung SMK Bina Putra Mandiri di Kecamatan Parungpanjang untuk menanggapi aspirasi warga terkait dampak penambangan di Kabupaten Bogor dan dirinya berjanji akan menghibahkan uang sejumlah Rp1 miliar untuk dibangun Alun-alun Parungpanjang.
“Terakhir dari saya disini tadi ada alun-alun punya ya, saya lihat fotonya alun-alunnya belum maksimal, belum nyaman, saya Insya Allah akan hibahkan 1 miliar rupiah untuk perbaikan alun-alun Parungpanjang, kalau nanti ke Bandung saya minta ukuran panjang kali lebar, supaya bisa selfie-selfie ya, supaya bisa rileks hidup jangan marah-marah aja,” katanya.
“Saya tahu keluar rumah debu, lihat mukanya belang, mau nyium pamajikan pipinya berdebu, ini mempengaruhi keharmonisan keluarga, saya ingin warga Parungpanjang jangan jadi warga yang stress, menjadi warga yang paling bahagia, Insya Allah,” tegas Ridwan Kamil.
Namun seiring berjalannya waktu, Dinas DPKPP menganggarkan Alun-Alun Parungpanjang sebesar 15 Milyar Rupiah di RKPD tahun 2023, namun tidak disetujui oleh DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Bidang Pemukiman Disperkim Provinsi Jawa Barat Tri Budi Hendryanto tidak merespon pertanyaan wartawan melalui sambungan WhatsApp.
Reporter: HSMY
Editor: redaksi
Leave a comment