SPBU Sungai Selan Layani Pengerit, Pekerja SPBU Sebut ‘Orang Cari Makan dan Janda- Janda Untuk Menghidupi Anaknya’
BABEL (KM) – Antrian pengerit di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Sungaiselan terjadi tepatnya SPBU yang berada di Jl. PPI Sungai Selan baik yang menggunakan jerigen maupun dengan sepeda motor dengan kapasitas tangki besar.
SPBU Sungai Selan selain melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar untuk nelayan juga Pertalite untuk umum.
Hal ini diungkapkan oleh petugas SPBU pada media ini. “Kalau untuk jerigen itu untuk para nelayan pak (red-wartawan) tapi untuk pertalite itu untuk umum,” ungkap Ipan, Senin (15/5).
Ia mengatakan Pertalite biasanya untuk orang toko pak (red-wartawan) untuk mereka jual lagi di tokonya, sedangkan solar kepada nelayan berdasarkan rekomdasi dinas.
Saat disinggung bahwa Pertamina melarang adanya pembelian memakai jerigen, ia menjawab untuk pertalite kami tidak melayani pembelian dengan jerigen. “Akan tetapi pertalite itu untuk orang jual lagi di toko karena orang sini mau cari makan juga,” tegas Ipan.
Ipan juga meminta aturan dari PT. Pertamina bahwa tidak boleh memperjualbelikan BBM bersubsidi di sela-sela konfirmasi.
Ipan juga sempat menyampaikan keluh kesahnya karena dia selalu menjadi sasaran. “Padahal disini banyak janda-janda yang ingin kasih makan anaknya,” keluhnya.
Sementara, Sales Branch Manager Rayon V Sumsel Babel PT. Pertamina Satrio Wibowo Wicaksono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (15/05) belum memberikan jawaban.
Reporter : Aldo/US
Editor: redaksi
Leave a comment