Pengaspalan di Kalibaru Kota Bekasi Diduga Kurangi Volume Tonase Aspal

Lokasi Pekerjaan Pengaspalan di Rt03/09. Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi

BEKASI (KM) – Pekerjaan jalan lingkungan dengan menggunakan item aspal (hotmix red) yang diselenggarakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (DBMSDA) di Kalibaru, Kecamatan Medan Satria diduga ada kejanggalan pada saat pengiriman matrial aspal.

Dari pantauan awak kupasmerdeka.com di lokasi pekerjaan di RT. 03/09 Kelurahan Kalibaru diduga kurangi volume kegiatan serta Pengawas dari Dinas dan konsultan juga tidak terlihat saat pekerjaan sedang berjalan.

Sementara, salah satu pihak supir yang membawa muatan aspal ketika dipertanyakan ini pengiriman mobil yang ke berapa dan surat invoice , ia menjawab mobil ketiga untuk muatan 10 ton dan surat jalannya sudah diambil sama mandor,” ucapnya, Sabtu (8/4)

Sedangkan, pernyataan mandor saat dikonfirmasi, untuk pengiriman sudah 4 mobil, waktu ditanya soal surat jalan pun, dirinya mengatakan, sudah diambil pelaksana tadi pagi.

Ketika itu, Konsultan pengawas yang bernama Yadi, saat dihubungi mengenai volume pengaspalan ia berkelit, bahwa dirinya masih diluar belum ke kantor, karena untuk datanya ada di kantor.

Dimintai tanggapan mengenai prime coat yang ditambahkan air diperbolehkan atau tidak? Yadi tidak menjawab.

Begitu juga Adon, selaku Peltek di Dinas Bidang Bina Marga, waktu dikonfirmasi terkait prime coat  yang telah di tambahkan air, dirinya tidak merespon.

Menanggapi proyek pengaspalan tersebut, Yayat Hidayat, pemerhati pembangunan infrastruktur Kota Bekasi menduga adanya kejanggalan dalam proyek itu. “Karena dari hasil pengiriman tonase material aspal tidak jelas,” katanya.

Ia pun menyayangkan, dengan sikap Dinas dan konsultan pengawas saat pelaksanaan berlangsung tidak hadir dilokasi pekerjaan. “Padahal anggaran pembangunan proyek itu berasal dari uang rakyat,” ungkap Yayat.

Untuk itu, Yayat meminta kepada Pejabat Plaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di DBMSDA Kota Bekasi, agar melakukan pengecekan invoice surat jalan pengiriman bahan material aspal di kegiatan yang dikerjakan penyedia (kontraktor). “Saya menduga permainan tidak sesuaian volume spesifikasi RAB dalam kegiatan ini,” tegasnya.

Reporter: Mon

Editor: redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*