Niat Cari Kerja, Pemuda Asal Desa Damping Diduga Jadi Korban Penipuan
SERANG (KM) – Dua orang pemuda diduga jadi korban penipuan calo tenaga kerja yang mengatasnamakan PT Raja Qiandra Akbar (RQA) penyaluran tenaga kerja di Jalan Raya Citra Maja, Ruko Dreenland Blok A23/385, Desa Curug Badak, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, uang jutaan sudah di keluar dari kantong para pemuda.
Salah satu korban Warsa (25) yang merupakan pemuda asal, Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang mengatakan awal mula dirinya tertipu saat ditawari lowongan pekerjaan oleh saudara Samsul Bahri (18/2)
“Awalnya ada orang Desa Sangiang saudara Samsul Bahri dia nawarin saya kerja dikenalin ke yang punya PT RQA penyaluran tenaga kerja,” Warsa menuturkan.
Selain ia bersama rekannya, diperkirakan masih banyak korban lain yang tertipu calo tenaga kerja olet PT RQA, mengenai nominal uang saya sendiri diminta 5 juta, oleh Samsul Bahri calo tenaga kerja.
“Saya diiming-imingi pekerjaan di pergudangan di Citeras, Kabupaten Lebak Rangkas, dengan upah minimum gaji Rp 4500000, sayakan menganggur jadi sedang mencari pekerjaan, tentu saja tergiur, modus yang dilakukan oleh calo yang mengatasnamakan PT RQA penyaluran tenaga kerja tersebut cukup menarik,” ungkapnya.
Warsa, baru menyadari ditipu saat pekerjaan yang dijanjikan oleh PT RQA penyaluran tenaga kerja itu tak pernah terlaksana sampai saat ini,” ujarnya.
Korban lainnya Permadi (21) asal desa Damping juga mengaku menjadi korban penipuan, saya disuruh menunggu panggilan, setelah ditunggu-tunggu sekitar dua bulan, ternyata belum juga ada panggilan.
“Saya telah berusaha mencari pelaku, baik lewat telepon atau mendatangi tempat kantor PT RQA di Jalan raya citra maja, di salah satu ruko Greenland Blok A 23/385, Curug Badak, Maja Lebak, yang pernah bertemu di kantor tersebut malah tutup,” kata Permadi.
Sementara itu, Rahmat Hidayat sering disapa Haji Dayat selaku pimpinan PT RQA penyaluran tenaga kerja, saat di temui di kantornya lima belas hari lalu dia janji akan kembalikan uang sikorban pada tanggal 17 February, tetapi saat didatangi kembali tempat kantor nya yang pernah di janjikan sesuai waktu tersebut malah tutup.
Dihubungi media, melalui telpon whatsapp Dayat mengatakan, uang sudah di siapkan cuman saya masih di jalan, ada anak buah saya entar merapat ke kantor untuk memberikan uang tersebut,” ucapnya.
Entus saudara (Warsa) mengatakan, kami menunggu di kantor PT RQA penyaluran tenaga kerja, sampai 8 jam tidak kunjung datang, memang benar H Dayat ketika di tlp selalu sama alasanya lagi di luar atau di jalan, dan cuman janji-janji saja sampai saat ini tidak ada etikad baik,” ucapnya.
Para korban akan secepatnya melaporkan ke pihak Kepolisian tindak pidana dugaan kasus penipuan oleh PT. RQA, penyaluran tenaga kerja, karena kuwatir akan banyak korban-korban lainnya,” pungkasnya Entus.
Reporter : Ade Irawan
Leave a comment