Ketum AIPBR Sambangi Polres Bogor Laporkan Dugaan Penganiayaan dan Pengeroyokan

BOGOR (KM) – Ketum AIPBR Aliv Simanjuntak melaporkan FR alias DS ke Polres Bogor atas dugaan pengeroyokaan dan penganiayaan yang dilakukan di depan Disdik Bogor, Senin (30/1).
Ketua Umum AIPBR Aliv Simanjuntak menjelaskan buat laporan pengeroyokan dan penganiayaan.
“Jadi sekitar jam 4 sore, saya bersama jajaran dari AIPBR datang ke Polres membuat laporan pengeroyokan dan penganiayaan, saya dimintai beberapa keterangan dari penyidik Pidana Umum Sat Reskrim perihal kejadian di depan Disdik dan pemeriksaan itu berakhir sekitar pukul 21.30 wib,” ungkap Ketum AIPBR, Selasa (31/1/23).
Ia mengatakan ini bermula ketika saya bertemu secara tidak sengaja di Disdik, kemudian diajak ngopi.
“Awalnya baik-baik saja, kami ngobrol biasa. Begitu saya sampaikan kebenaran tentang beberapa kejadian belakangan ini, dia (DS) tidak bisa terima lalu dia menonjok kepala saya, melemparkan gelas ke arah saya, memukul dengan bangku panjang yang mengenai kepala bagian belakang. Ini sampai sekarang masih sakit,” jelasnya.
“Saat bersamaan, saya juga turut melaporkan orang yang tidak saya kenal memiting tangan saya dari belakang sehingga pada saat saya dianiyaya oleh DS, posisinya dalam keadaan tak berdaya sama sekali sehingga mengakibatkan leher, kepala dan dada masih terasa sakit dan sesak kalau bernafas sampai saat ini,” sambungnya.
“Saya laporkan karena ini negara hukum, apa yang telah anda perbuat kepada saya harus bisa dipertanggung jawabkan. Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Walaupun kondisi saya seperti ini, dimana kepala saya masih terasa sakit, saya paksakan diri ke Polres, tujuannya cuma satu biar ada efek jera,” katanya.
Intinya, hal ini sudah melaporkan dan ini tertuang dalam STBL dengan nomor registrasi No Pol : STBL/B/179/I/2023/JBR/RES BGR.
“Skrng kita tinggal menunggu dari pihak Polres kapan akan diproses laporan ini. Karena pihak Polres pasti punya aturan mainnya. Kita tunggu saja, karena proses hukum tetap berjalan,” pungkasnya.
Reporter: Ki Medi
Editor: Red1
Leave a comment