Direktur P3S: Boro-boro ERP, ETLE Saja Tak Jelas Kebijakannya

Direktur P3S, Dr Jerry Massie MA, PhD

JAKARTA (KM) – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) mengatakan ERP pantas diterapkan di 5 negara makmur dan maju.

Tapi kalau diterapkan Indonesia barangkali belum bisa masih butuh waktu.”Pasalnya, kita masih negara sedang berkembang dan bukan negara maju tapi masih negara mundur (terbelakang- red),” katanya, Senin (13/2).

Ia mengungkapkan kalau ERP diterapkan di Singapura, Swedia, Jerman, Inggris yang diterapkan sangat masuk akal.

“Di Swedia kebijakan ini bisa dilakukan lantaran Pendapatan Bulanan Swedia dilaporkan sebesar 4,212 USD pada 2022-11. Rekor ini naik dibanding sebelumnya yaitu 4,050 USD untuk 2022-10,” terangnya.

Ia mengatakan data pendapatan bulanan Swedia diperbarui bulanan, dengan rata-rata 4,295 USD dari 1996-01 sampai 2022-11, dengan 323 observasi.”Nah, kalau Indonesia pendapatan kita di bawah standar. UMP saja Rp 3 juta-an,” katanya.

“Sedangkan di negara seperti Amerika Serikat income statement mereka pertahun $60-80 Dollar jauh di atas kita,” ungkapnya.

“Yang membuat saya heran, program ETLE atau tilang elektronik mati suri tak jelas seperti apa aplikasinya di lapangan?” Kata Jerry.Ia mengatakan padahal anggaran negara cukup besar dalam ‘pilot project’ ini.

“Sebetulnya kalau diuji coba dulu dan diterapkan dulu di 3 kota besar di Indonesia Jakarta, Surabaya dan Medan atau Makasar. Barangkali masih bisa,” katanya.

Tapi ini sudah dipasang di puluhan kota di Indonesia tapi hasilnya kembali ke tilang manual.

“Ini menurut saya, hanya buang-buang anggaran saja,” ujarnya.

Kerap membuat kebijakan di Indonesia tanpa pikir panjang dan kajian yang komprehensif terlebih dulu langsung tancap gas.”Tanpa memikirkan manfaat, dampak, sampai keuntungannyan atau saya sering sebut kebijakan tiba saat tiba aka,” katanya.

“Padahal, 1 ETLE saja harganya senilai Rp3,1 miliar. Di DKI ada 70 ETLE maka pembuatannya menelan dana Rp75 miliar,” ungkapnya.

Nah kalau di seluruh Indonesia berapa miliar saja anggaran yang digelontorkan berbanding dengan hasil yang didapat tak seusai.

Rep: Susan

Editor: Redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.