BPR LPK Parungpanjang Komitmen Tuntaskan Program Panca Karsa Bogor Maju

BPR LPK Parungpanjang Kabupaten Bogor hadir dalam acara pertemuan tahunan dengan seluruh perangkat daerah "Penandatanganan Berita Acara" dan komitmen untuk menuntaskan Pancakarsa, di Gedung Sekretaris Derah JalanTegar Beriman Kabupaten Bogor, Rabu (22/02/2023) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – BPR (Bank Perkreditan Rakyat) LPK (Lembaga Perkreditan Kecamatan) Parungpanjang Kabupaten Bogor hadir dalam acara pertemuan tahunan dengan seluruh perangkat daerah “Penandatanganan Berita Acara” dan komitmen untuk menuntaskan Pancakarsa, di Gedung Sekretaris Derah JalanTegar Beriman Kabupaten Bogor, Rabu (22/2).

Program Pancakarsa ini sudah disepakati bersama menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 dan program ini meliputi : Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat, Karsa Bogor Maju, Karsa Bogor Membangun, dan Karsa Bogor Berkeadaban.

Menurut keterangan Direktur Utama BPR LPK Parungpanjang M. Roby Binarta, akan komitmen tuntaskan Program Pancakarsa Maju (“Mewujudkan Perekonomian Daerah Yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”).

“Visi dan Misi Program Pancakarsa itu akan tuntas pada bulan Desember 2023 sesuai masa kepemimpinan PLT Bupati Bogor Iwan Setiawan, dan BPR Parungpanjang hadir di acara tersebut dan berkomitmen dengan melakukan tanda tangan di hadapan seluruh perangkat daerah bahwa akan fokus mendukung Pancakarsa di tupoksinya yaitu Karsa Maju,” jelas M. Roby Binarta saat diwawancarai wartawan kupasmerdeka.com di kantornya, Jumat (24/2).

Roby Menuturkan, Karsa Maju ini dilakukan dengan cara yang sangat konkrit, dengan memudahan masyarakat di seluruh Kabupaten Bogor untuk mengakses modal usaha.

“Bagaimana menopang karsa maju itu dilakukan dengan cara yang sangat konkrit, berupa kemudahan bagi masyarakat di Kabupaten Bogor dalam mengakses permodalan untuk kegiatan usaha, apalagi sekarang dunia kan sudah canggih, kalau hanya memproses bisa menggunakan digitalisasi, atau masyarakat datang langsung ke cabang masing-masing berupa permohonan permodalan untuk kegiatan usahanya,” tuturnya.

Dirinya memberikan contoh kepada usaha mikro yang ingin mengajukan permodalan usaha di BPR LPK Parungpanjang.

“Contoh untuk usaha mikro kebanyakan tidak mau ribet, contohnya usaha ini dilakukan dengan tanggung renteng, jadi masyarakat mengajukan permodalan kepada BPR LPK non agunan akan tetapi tetap ada pola pertanggung jawaban, karena yang umum kan menggunakan agunan,” tambahnya.

Di akhir wawancara, M. Roby Binarta menegaskan, untuk saat ini akan berusaha untuk meningkatkan Pancakarsa Maju.

“Untuk lebih meningkatkan karsa Maju dibawah kepemimpinan Bupati Ade Yasin dan Iwan Setiawan, itu berupa dorongan permodalan ditingkatkan lagi oleh BPR Parungpanjang, karena kan permodalan nya berasal dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dan Bank Jawa Barat jadi 3 kepemilikan,”pungkasnya.

Reporter: HSMY

Editor: Redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*