Proyek Embung di Desa Damping Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Didiuga pengerjaan asal- asalan

SERANG (KM) – Proyek Embung di Kampung Jalajat, Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, diduga dikerjakan asal-asalan. Proyek ini dibiayai APBD Kabupaten Serang, Rp442.305.000 melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR Kabupaten Serang).

Selain itu pondasi batu tidak ditanam asal diletakkan saja dan peluran pengaparan juga sangat tipis asal-asalan tidak di pakai batu sekrup.

Proyek Embung Damping ini dibuat pemerintah pusat tidak hanya penampung air, tapi nantinya yang akan dikelola untuk pengairan pesawahan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun, karena pembangunannya diduga tidak sesuai teknik sebagaimana yang dianggarkan di Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek, proyek itu terlihat amburadul.

Ketua Badak Banten Perjuangan (BBP) Pamarayan Rukanta mengatakan bangunan embung itu hanya akan bertahan dua hingga tiga tahun, setelah itu akan amburadul.

“Kalau saya disini melihat, yang mengerjakanpun orang luar dari Desa Damping.  Semua bukan warga setempat, proses pembangunan embung ini dilakukan seperti asal-asalan, pemadatan tanah cor dan lantai seperti tidak maksimal sehingga kelihatan amuradul,” kata Rukanta, Selasa (29/11).

“Sebenarnya, warga sekitar dengan adanya pembangunan embung berterima kasih bisa garap sawah tidak menunggu hujan, tapi menyayangkan pelaksanaan pembangunannya yang terkesan asal asalan dan amuradul,” katanya.

Kalau senang dengan dibangunnya embung ini pasti karena membuka peluang meningkatkan pertanian baru bagi warga di sekitar embung.

Namun, Rukanta berharap kepada Pemerintah Kabupaten Serang untuk bisa mengawasi pelaksanaan pembangunannya agar kualitas bangunan seperti yang diharapkan.

Salah satu pekerja saat dikonfirmasi di lokasi siapa pelaksananya mengatakan  tidak tahu. “Hanya saya kerja saja pak,” ucapnya salah satu pekerja.

Sangat disayangkan beberapa kali kelokasi pembangunan proyek embung ini tidak pernak ada pelaksananya di lokasi sehingga belum memberi tanggapan.

Reporter: Ade Irawan

Editor: Red1

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.