Polres Bogor Amankan 3 Pengoplos Tabung Gas Bersubsidi

BOGOR (KM) – Penyalahgunaan tabung gas elpiji bersubsidi di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor berhasil dilakukan jajaran Satreskrim Polres Bogor, yang mana dalam pengungkapan tersebut sebanyak tiga orang pelaku berinisial GS alias BL (43), NS alias G (25), dan K (52) berhasil diamankan

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dalam konferensi persnya mengatakan bahwa pengungkapan yang berhasil dilakukannya tersebut berawal dari informasi masyarakat.

“Dari informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan ke lokasi tempat kejadian penyuntikan pemindahan isi tabung gas berukuran 3 kilo ke tabung gas berukuran 12 kilogram menggunakan selang. Dalam melakukan aksinya, pelaku ini juga menggunakan es batu untuk membedakan tekanan dalam tabung gas,” jelas Iman Imanudin dalam konfrensi pers, Kamis sore (27/10).

Ia menambahkan, penyuntikan gas elpiji ini sudah dilakukan selama 1 bulan dengan keuntungan 150 juta rupiah.

“Dari penyidikan yang kita lakukan, para pelaku ini telah melakukan penyuntikan gas sejak 1 bulan yang lalu. Sementara itu keuntungan yang mereka dapat ini sekitar 150 juta rupiah,” tambahnya.

“Dari pengungkapan tersebut kita amankan juga barang bukti berupa 250 tabung gas 3 kg, kemudian 150 tabung gas 12 kg, 30 selang untuk memindahkan gas, batang bambu sebagai penyangga tabung gas, 1 unit mobil pick up, 1 unit kendaraan truk dan handphone,” ungkapnya.

Ketiga pelaku ini akan dijerat dengan pasal 55 undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana diubah dalam pasal 9 undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

“Selain itu, para tersangka juga dijerat dengan pasal 628 B dan C undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dalam pasal 32 ayat 2 juncto pasal 30 undang-undang nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi , dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara dan denda 60 Milyar rupiah,” pungkas Iman.

Reporter: HSMY

Editor: Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: