Diguyur Hujan Berjam-jam, Ribuan Rumah di Trenggalek Terendam Banjir

TRENGGALEK (KM) – Sedikitnya tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dilaporkan terendam banjir, Senin 10/10. Ketinggian air yang mencapai hampir 1 meter itu merambah ribuan pemukimanan warga di wilayah terdampak.

Bencana banjir itu akibat guyuran hujan berjam-jam pada malam sebelumnya hingga menyebabkan Sungai Bagong dan Ngasinan meluap, karena tak mampu menampung luapan air.

Sejumlah harta benda dan perabotan rumah tangga milik para korban dikabarkan tidak sempat diselamatkan dari genangan air, yang pada akhirnya dibiarkan ‘dilahap’ terjangan banjir, di antaranya sepeda motor, meja kursi, almari, bufet, televisi, lemari es dan sejumlah barang elektronik lainnya.

“Mau bagaimana lagi. Kami sudah kesulitan menyelamatkan barang-barang berharga. Air datang cepat sekali,” tutur Lasmi, salah satu korban banjir.

Menurut Kelik, salah seorang anggota Tim SAR, air menggenangi tak kurang dari 1.000 rumah warga di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.

Sehari sebelumnya, lanjut Kelik, tak kurang 1.500 pemukimanan warga tergenangi banjir. Itu terjadi di Kecamatan Pogalan, Kota dan Kecamatan Karangan.

Sementara sejumlah desa yang terendam banjir di tiga kecamatan itu masing-masing Desa Ngares, Ngantru dan Desa Tamanan (Kecamatan Kota). Kemudian Desa Salamrejo dan Desa Sambirejo (Kecamatan Karangan).

Sedangkan di Kecamatan Pogalan air merambah pemukimanan warga di Desa Ngadirenggo, Ngrayung dan Desa Pogalan.

“Hari ini kami memberangkatkan lagi sebanyak 7 personel relawan. Membawa perlengkapan memasak ke Desa Watulimo. Untuk membantu rekan-rekan BPBD, Dinsos, PMI, Tagana dan organisasi relawan lainnya,” jelas Kelik.

Selain menggenangi perumahan penduduk, banjir juga merambah fasilitas umum. Puskesmas, musala, masjid, sekolahan dan fasilitas lain juga tak luput dari genangan banjir.

Tidak ada laporan timbulnya korban jiwa dalam peristiwa banjir itu. Namun kerugian materiil yang dialami para korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Para petugas dan personel yang terlibat penanganan bencana itu mengimbau agar warga masyarakat meningkatkan kewaspadaannya. Mengingat saat ini cuaca masih mendung, yang dimungkinkan terjadi hujan lagi.

Reporter : Fin

Editor : Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*