Rehabilitasi SMP Negeri 1 Tambakdahan Subang Dari DAK 2022 Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Rehabilitasi sekolah

SUBANG (KM) – Proyek rehabilitasi sedang SMP Negeri 1 Tambakdahan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022 diduga tidak sesuai spesifikasi, dari pantauan media, Senin 12/9.

Adapun pelaksanaannya juga tidak dikerjakan langsung oleh pihak sekolah (swakelola) tetapi dilelangkan melalui Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Subang.

Sampai berita ini diturunkan, pihak pelaksana, Yanto susah untuk ditemui bahkan tidak pernah ada di lapangan/ proyek. “Hanya Agus sebagai mandor yang bisa dihubungi melalui telepon,” ungkap jurnalis PWI, Iwan.

Dari pantauan kupasmerdeka.com, rehabilitasi gedung ditemukan dalam pelaksanaannya, tidak sesuai harapan pihak sekolah.  “Tidak mengutamakan kualitas, diduga pihak rekanan mengabaikan juklak juknis penggunaan besi baja ringan, diduga pakai material kelas 3, kayupun pakai jinjing yang muda dan campur randu yang tidak berkualitas,” lanjutnya.

Advertisement

Mandor ketika ditanya tentang kualitas barang mengaku tidak tahu kualitas barang dan pengirimnya. “Memang benar, baja ringan sangat tipis dan kayu campur jinjing muda,”  jelas mandor Agus.

Rehabilitasi lima ruangan kelas ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp499.500.000, dikerjakan oleh CV Gibran Tri Putra, nomor SPK 027/ SP:07/02:14 /PPK /Disdikbud/2022, tanggal SPK 11 Juli 2022, mulai pekerjaan 11 Juli 2022. Waktu pelaksanaan 120 hari kalender.

Reporter: ARIFIN S

Editor: Red1

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: