Peningkatan Jalan Tambun- Cimuning Diduga Tidak Sesuai RAB, Konsultan Enggan Merespon

BEKASI (KM) – Pekerjaan rekonstruksi Jalan Tambun (Lambang Sari)- Cimuning (Batas Kota), Kabupaten Bekasi, yang memakai Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) 2022 menjadi sorotan lantaran ada kekurangan yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Proyek ini diselenggarakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) melalui proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan nilai anggaran Rp 879.461.253,44 itu dimenangkan CV. Taduan Humora Sejahtera.

Sementara, konsultan pengawas dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi, Edi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengenai ukuran baja tulangan ulir (dowel) dan baja tulangan polos (tiebar) dirinya enggan menjawab.

Hal ini membuat Ketua Komunitas Peduli Bekasi Yanto menjadi geram dengan sikap dari konsultan pengawas yang kurang merespon.

“Kan konsultan pengawas dibayar memakai uang rakyat dan perusahaannya mengikuti proses tender melalui LPSE,” ucap Yanto kepada kupasmerdeka.com, Minggu 14/8.

Jadi ketika ada pertanyaan dari kalangan manapun, itu konsultan harus siap menjawab sesuai tupoksi mejadi pengawas teknis.

“PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada Dinas SDABMBK Bidang Bina Marga Heru harus turun mengkroscek kegiatan di Jalan Tambun (Lambangsari)-Cimuning (Batas Kota) yang dikerjakan oleh CV. Taduan Humora Sejahtera,” tutupnya.

Reporter: Mon

Editor: Red1

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.