IPW Minta Satgassus Dievaluasi Terkait Kewenangan yang Tumpang Tindih

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa

JAKARTA (KM) – Pemberitaan mengenai adanya geng mafia di tubuh Polri dinilai Indonesia Police Watch (IPW) menjadi sangat liar ditarik kemana-mana dan tidak sesuai dengan makna yang sebenarnya diungkapkan.

“Padahal yang dimaksud oleh IPW sebagai geng mafia adalah terkait dengan peristiwa yang saat ini disidik oleh timsus dan irsus yaitu adanya keterlibatan 25 orang yg melakukan dugaan obstruction of justice,” kata ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam rilisnya Selasa (9/8).

Ia menegaskan bahwa IPW tidak pernah menyebut Satgasus sebagai geng mafia kejahatan.

“Saat itu IPW menyatakan bahwa Satgassus adalah polisi elit dalam Polri, yang membuat tumpang tindih kewenangan penyelidikan dan penyidikan. Namun kemudian dipersepsikan dan dipelintir seolah-olah Satgassus sebagai geng mafia dan menjadi liar dan perlu diluruskan,” lanjutnya.

Advertisement

Dalam berbagai keterangan dan talkshow, IPW menyatakan bahwa kemungkinan 25 orang yang terlibat dalam obstruction of justice itu adalah tergabung dalam Satgassus yang diketuai oleh Irjen Ferdy Sambo.

“IPW juga meminta keberadaan Satgassus di evaluasi ke depannya terkait kewenangan yg tumpang tindih dan potensi penyalahgunaan kewenangan yang diberikan oleh Kapolri pada Satgassus,” harapnya.

Reporter: Mars

Editor: Red1

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: