Pasar Baru Parungpanjang Akan Pindah Bulan Januari 2023

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Parungpanjang Kabupaten Bogor H. Aseh Saepudin (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Rencana pembongkaran lahan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berdiri di lahan Pemda (Pemerintah Daerah) Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu di sekitar lingkungan Pasar Parungpanjang menuai banyak dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Parungpanjang H. Aseh Saepudin. Menurutnya, pembongkaran ini bertujuan agar pasar Parungpanjang tertib dan target Desember 2022 selesai dan Januari 2023 pindah.

“Kalau untuk pembongkaran pedagang kaki lima yang berdiri di lahan Pemda, seharusnya itu dari sekarang ini harus memikirkan ke depan, karena bulan Desember 2022 itu sudah beres dan bulan Januari 2023 kita akan memasuki pasar yang baru atau pindah,”  jelas Aseh kepada wartawan kupasmerdeka.com, Kamis sore (9/7).

Aseh menuturkan, ada juga yang keberatan untuk mengambil atau menyicil lahan di Pasar Baru Parungpanjang, namun jikalau ada niat pasti akan ada jalan.

“Mungkin ada aja pedagang yang keberatan mungkin tidak juga, soalnya kalau kita memang niat untuk berdagang ya menertibkan pasar, haruslah kita berpikir positif, bahwa kita itu harus mematuhi peraturan yang ada di pasar dan pasti akan ada jalan, jangan sampai di pinggir-pinggir jalan yang berjualan, karena kalau masih ada kaki lima lagi itu akan kumuh, karena keuntungannya itu kita cepat pindah lebih baik lebih bagus,” tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada para pedagang di pasar penampungan sementara Parungpanjang untuk segera mengajukan untuk membeli lahan secara tunai ataupun kredit.

“Saya imbau kepada para pedagang kaki lima, karena tidak akan ada lagi kaki lima di pinggir jalan ataupun tempat parkiran di depan maka segeralah untuk mengajukan ataupun meminta kepada kontraktor PT Hendra Putra Jaya, baik membeli secara kontan ataupun kredit karena menurut saya tidak memberatkan sekali lah kepada pedagang kaki lima,” imbau H. Aseh Sapudin.

Advertisement

Sementara itu, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Parungpanjang Dadang Kosasih mengatakan sampai saat ini sudah menertibkan 400 PKL dan 16 toko yang berdiri di lahan Pemda Bogor secara lancar dan kondusif.

“Penertiban 400 PKL dan 16 toko yang berdiri di lahan pemda lancar dan kondusif, jadi mudah-mudahan yang dari penampungan bisa pindah ke pasar yang kita bikin yang baru ini sekitar bulan Desember 2022 akan selesai, dan saya sangat mendukung karena bagaimana caranya akses jalan raya sudah kita ciptakan nyaman, jadi Januari 2023 harus segera pindah,” tegas Dadang.

Dadang Kosasih menambahkan, dirinya akan terus melalukan penertiban kalau masih ada PKL yang berjualan di atas lahan Pemda Kabupaten Bogor.

“Terkait masalah kios ataupun PKL segala macam akan terus kami ditertibkan, apalagi penggunaannya berdiri di tanah pemda bukan haknya berjualan ditanah tersebut,” tambah Dadang.

Dirinya mendukung kepada seluruh PKL yang berada di pasar penampungan sementara untuk segera masuk dan membeli lahan di Pasar Parungpanjang yang sedang dibangun.

“Kita mendukung semua PKL yang di pinggir jalan untuk segera masuk ke pasar yang sudah kita siapkan, karena yang namanya PKL yang berjulan diatas tanah Pemda kita alihkan ke pasar yang sudah kita bangun,” ujarnya.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, wartawan kupasmerdeka.com belum berhasil mendapat keterangan dari pimpinan PT Hendra Putra Jaya, Sugianto.

“Mas saya lagi di Surabaya nanti saja kita ketemu minggu depan,” katanya.

Reporter: HSMY

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: