Kontraktor Proyek Pengaspalan di Tambun Selatan Diduga Curangi Spek

Lokasi pekerjaan hotmix di Jl Semeru Perum Lambang Sari Permai RT 008 RW 006 Desa Lambang Sari, dan Jl Tanwir Perum Mangunjaya Lestari RW 026 Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Bekasi (dok. KM)
Lokasi pekerjaan hotmix di Jl Semeru Perum Lambang Sari Permai RT 008 RW 006 Desa Lambang Sari, dan Jl Tanwir Perum Mangunjaya Lestari RW 026 Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Bekasi (dok. KM)

BEKASI (KM) – Dua proyek pekerjaan hotmix (pengaspalan) yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Bidang PSU Pemerintah Kabupaten Bekasi di wilayah Tambun Selatan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis yang tercantum di Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pasalnya, di dua kegiatan proyek pengaspalan tersebut terlihat tipis dari segi penebalan. Saat tim media melakukan pengukuran di dua lokasi dengan menggunakan alat sikmat digital, rata-rata untuk volume ketinggian kurang dari 3 cm, melainkan hanya 1 sampai 2 cm.

Adapun kedua kegiatan tersebut berjudul Peningkatan Jalan Lingkungan Jl Semeru Perum Lambang Sari Permai RT 008 RW 006 Desa Lambang Sari dikerjakan oleh CV. Azfar Barokah dengan nilai anggaran Rp197.995.419,55, dan Peningkatan Jalan Lingkungan Jl Tanwir Perum Mangunjaya Lestari RW 026 Desa Mangunjaya CV. Alfian Permata nilai anggaran Rp169.075.445,75.

Advertisement

Menurut Yanto Purnomo selaku Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB), dirinya menduga bahwa dua proyek pengaspalan yang dikerjakan tersebut tidak sesuai dengan kualitas yang tertera di spesifikasi.

“Karena banyak tahapan-tahapan yang dikerjakan kontraktor menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang dituangkan dalam pekerjaan,” ucap Yanto kepada kupasmerdeka.com Sabtu, (30/7).

“Secara kasat mata, terlihat jika kualitas pengaspalan kurang bermutu, sangat diragukan, saya menduga standar penggunaan aspal hotmix yang mereka pakai bukan tipe Lapis Beton (Laston 3) Hot Roller Sheet (HRS),” jelasnya.

“Untuk itu, saya meminta kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang PSU Elfas, agar melakukan pengecekan kegiatan yang dikerjakan CV. Azfar Barokah dan CV, Alfian permata. Karena kami menduga volume spesifikasi di RAB tidak sesuai dalam kegiatan ini,” pungkas Yanto.

Reporter: Den

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: