Diduga Korslet Listrik, Warga Desa Keniten Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar

PONOROGO (KM) – Seorang duda asal Ponorogo, Jawa Timur, dilaporkan tewas terpanggang saat rumahnya terbakar, Minggu 24/7. Dari keterangan yang diperoleh, korban yang saat kejadian sedang tiduran di kursi ruang tamu, tidak sanggup beranjak menyelamatkan diri lantaran dalam kondisi sakit.

Diperkirakan kobaran api tersebut bersumber dari ruang tamu rumah milik Pairan (56), yang berada di Jalan Sukowati No. 31, Desa Keniten.

Saat terjadinya peristiwa, rumah tersebut hanya dihuni Pairan, lantaran anaknya, Fendi Irawan (30), sudah beberapa hari bekerja dan tidak pulang.

Ruang tamu yang sudah dipenuhi kobaran api dan melahap seluruh perabotan rumah tangga itu menyulitkan warga yang hendak berusaha menyelamatkan korban.

“Iya ada asap dan api di ruang tamu rumah itu. Ya saya teriak-teriak minta tolong,” tutur Katmini, tetangga korban.

Ditambahkan Katmini, sudah dua hari sampai terjadinya kebakaran itu, lampu penerangan listrik di rumah tersebut menyala baik siang sampai malam.

Advertisement

Warga berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, namun tidak menguasai sepenuhnya.

Jilatan api dikhawatirkan juga akan menjalar, dan membakar rumah warga yang berdiri di dekatnya. Sebab itu, sebagian warga juga melakukan pembasahan rumah yang berada di kanan kirinya.

Beruntung, dua unit armada kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera tiba di lokasi kebakaran. Dalam tempo kurang satu jam, amukan api berhasil ditundukkan personil Damkar.

“Iya, semua titik api sudah berhasil kami padamkan. Namun korban tewas dengan luka bakar di kursi ruang tamu,” jelas petugas Damkar.

Aparat kepolisian setempat yang meluncur ke lokasi kejadian belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Namun, diperkirakan penyebab sementara kebakaran tersebut disebabkan terjadinya hubungan arus pendek listrik.

Selanjutnya, polisi menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarganya, untuk segera dimakamkan.

Reporter : Fin

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: