PAUD Al Qoyyum Gelar Visitasi Akreditasi BAN PAUD PNF Jawa Barat

PAUD Al Qoyyum menggelar visitasi Akreditasi BAN PAUD PNF Jawa Barat, Kamis (16/6/2022) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Paud  PAUD Al Qoyyum di Jalan Raya Sudamanik KM 7, Kampung Cilangkap RT.04, RW.01 Desa Lumpang, Parungpajang, Kabupaten Bogor  mendapat kesempatan untuk tahap visitasi oleh Asesor Visitasi Akreditasi BAN PAUD PNF Jawa Barat Tahap I tahun 2022 pada hari Kamis (16/6).

Ketua Yayasan Azka Azki yang menaungi PAUD Al Qoyyum Acmad Fauzi mengatakan tujuan dilakukannya visitasi ini karena mengacu kepada Standar Pendidikan Nasional.

“Yang paling saya hormati kedua tim asesor akreditasi BAN PAUD PNF terima kasih sudah datang jauh-jauh dari Bandung Jawa Barat, selamat datang di PAUD Al Qoyyum, mari bersama-sama kita buka visitasi ini dengan membaca Bismillah. Tujuan saya selaku pimpinan Yayasan Azka Azki melakukan visitasi karena mengacu kepada Standar Pendidikan Nasional,” ungkap Acmad Fauzi.

Achmad Fauzi juga berharap hasil visitasi akreditasi ini sangat memuaskan dan jikalau ada kekurangan akan dimaksimalkan kembali.

“Saya juga mempunyai pengalaman sebanyak 5 kali dalam visitasi akreditasi di dalam dunia pendidikan, saya harap mendapatkan nilai yang memuaskan dan kekurangan yang ada akan kami maksimalkan kembali kedepannya,” harapnya.

Tim asesor BAN PAUD dan PNF Jawa Barat yang bertugas untuk visitasi yaitu Ai Tita Puspitasari dan Delis Sri Maryati. Delis Sri Maryati mengatakan kedatangan ke PAUD Al Qoyyum untuk visitasi akreditasi BAN PAUD PNF.

“Saat ini kami bertugas  sebagai asesor visitasi akreditasi di PAUD Al Qoyyum berdasarkan surat tugas dari BAN PAUD PNF Jawa Barat pada tanggal 27 Mei 2022.  Akreditasi PAUD dan PNF adalah suatu kegiatan penilaian kelayakan program dan satuan PAUD dan PNF berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk memberikan penjaminan mutu pendidikan,” katanya.

”Visitasi akreditasi dilaksanakan setelah satuan PAUD mengisi  PPA (Penilaian Pra Akreditasi) dan dinilai oleh asesor KPA  (Klasifikasi Permohonan Akreditasi (KPA), dengan capaian pemenuhan dokumen 8 Standar Nasional  Pendidikan Anak Usia Dini melebihi 60% . Selanjutnya kami mendapat tugas untuk Penilaian satuan dengan Instrumen Penilaian Visitasi berdasarkan kinerja pembelajaran yang sudah dilakukan oleh PAUD Al Qoyyum,” lanjutnya.

Secara umum hasil temuan visitasi, bahwa pendidikan di PAUD Al Qoyyum sudah menstimulasi peserta didik dengan pada 6 aspek perkembangan anak PAUD dengan baik. Kekurangannya pada  penerapan dan edukasi keamanan lingkungan kepada anak-anak.

“Berdasarkan hasil temuan visitasi yang sudah dilakukan oleh tim kami, stimulasi pendidik dalam perkembangan 6 aspek Pendidikan Anak Usia Dini sudah terstimulasi dengan baik, namun ada beberapa hal yang menjadi kekurangan di PAUD Al-Qoyyum yaitu kurangnya sosialisasi keamanan dan kenyamanan lingkungan bagi anak-anak, sehingga kedepannya mohon kepada para pendidik di PAUD Al-Qoyyum untuk menanamkan mengedukasi anak-anak agar mampu  melindunginya baik secara pribadi ataupun sosial,’ jelas Delis Sri Maryati.

Advertisement

Ia juga memberikan saran, karena tempat PAUD Al Qoyyum disamping jalan raya, para guru harus membekali pemahaman kepada siswa untuk bisa  menjaga dirinya saat menyebrerang jalan dan sekolah  membuat rambu-rambu untuk  para pengendara karena anak-anak .

“Kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak di daerah rawan  seperti disini perlu dibekali dengan bagaimana mereka berhati-hati saat ada dipinggir jalan raya,” harapnya.

Selesai visitasi, Delis Sri Maryati menegaskan bahwa setelah dirinya melakukan visitasi, data yang sudah didapatkan akan dilaporkan melalui sispena asesor visitasi untuk proses selanjutnya yaitu validasi sehingga akan didapatkan hasil Penetapan Status Akreditasi.

“Data yang kami kumpulkan, kemudian kami laporkan dengan cara memberikan deskripsi dari pengumpulan data sehingga nanti kami upload ke sispena dan tim validatorlah yang akan memberikan hasil Penetapan Status Akreditasi,” tegasnya.

Kepala Desa Lumpang HM Rodis Faisal atau yang sering disapa Caning mengimbau kepada masyarakat untuk segera sekolahkan anaknya dari usia dini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan berdampak positif dalam dunia pendidikan usia dini di Desa Lumpang dan saya berpesan dan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar semangat dalam rangka mendidik anak-anak kita supaya lebih dini untuk menerima pendidikan baik dari sekolah formal maupun non formal,” katanya.

Caning pun berjanji, pada pagu anggaran tahun 2023 mendatang sudah menganggarkan untuk tempat bermain anak-anak sebesar Rp25 juta.

“Di Desa Lumpang yang legalitasnya sudah resmi yaitu ada lima PAUD. Sebagai support untuk PAUD Al Qoyyum di Desa Lumpang, pada pagu anggaran tahun 2023 kami sudah menganggarkan sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta,” pungkasnya Caning.

Acara ini dihadiri Ketua Himpaudi Leni Maulani Farida, Penilik PAUD Kecamatan Parungpanjang Rudi, Yeni Indahwati, Kepala Sekolah PAUD Al Qoyyum Ade Rosdiana, guru-guru pengajar Mar’atun Sholiha, Tiyasa, Rika Rakasiwi dan Dian Rosalina.

Reporter: HSMY

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: