Kuatirkan Lunturnya Nilai Pancasila, Aktivis Bentuk Organisasi “Perekat Persatuan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika”

JAKARTA (KM) – Tak mau berlama-lama setelah diskusi dengan berbagai komponen bangsa terkait rencana pembentukannya pada Mei 2022 lalu, penggagas dan pendiri organisasi Pergerakan Independen Perekat Persatuan Bhineka Tunggal Ika (PIPP BTI) kembali menggelar pertemuan terbatas dengan agenda pembentukan kepengurusan inti, yang bertempat di kediaman KH. Dr. Arfan Rauf Baturgak, Jalan Puskesmas No.2 D, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 27 Juni 2022.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 9 orang pendiri tersebut berhasil menetapkan susunan kepengurusan inti, yaitu Ketua Dewan Pembina (K.H Dr. Arfan Rauf), Ketua Dewan Penasehat (Drs. IGK RAI Sukiartha, MM), Ketua Dewan Pengawas (Bagus Sudiardjo, S.I.). Adapun untuk kepengurusan harian, ditunjuk Syaipudin Datu Alam sebagai ketua umum.

Selain menetapkan susunan kepengurusan inti, juga diperoleh beberapa hasil keputusan lain, yakni segera mengagendakan pembentukan kepengurusan bidang lainnya, perubahan nama organisasi menjadi “Perekat Persatuan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika (PPI BTI)” dan akan segera dibuatkan legalitasnya, serta menyusun RAB untuk agenda event Kuliner Nusantara yang akan digelar di TMII Jakarta.

Syaifudin Datu Alam selaku penggagas yang didapuk menempati posisi ketua umum menjelaskan bahwa organisasi yang dibentuknya tersebut berawal dari rasa prihatin dan kesadaran melihat semakin hancurnya moral dan sendi-sendi persatuan bangsa yang sudah jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara.

Advertisement

Atas dasar keprihatinan tersebut, putra kelahiran timur Indonesia yang akrab disapa Datu Alam ini juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya menyatukan para tokoh nasional, lintas tokoh agama dan ormas, seni dan budaya, akademisi, para aktivis, satuan mahasiswa seluruh indonesia dan milenial, serta seluruh komponen bangsa melalui wadah PPI BTI yang dibentuknya dengan Motto “Bersatu & Berkarya untuk Kemakmuran Bangsa.”

“Oleh karenanya, kami memandang perlu untuk terus memperkuat kedekatan batin dengan seluruh komponen bangsa dalam rangka memperkuat struktur organisasi guna dapat merealisasikan gagasan merekatkan persatuan seluruh komponen bangsa melalui ide dan gagasan program segala bidang yang inovatif dan mensejahterakan, sehingga berefek kepada daya rekat persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Datu Alam kepada Kupasmerdeka.com (28/6).

“Banyak tokoh nasional, lintas tokoh agama, lintas ormas, seni & budaya, civitas akademika, purnawirawan TNI/POLRI, Satuan Mahasiswa (Satma), politikus serta komponen bangsa lainnya yang telah bergabung dan menyatakan dukungannya kepada PPI BTI, dan saya pastikan bahwa organisasi ini 100% bersifat independen, hanya fokus untuk kemajuan dan kerekatan persatuan anak bangsa,” pungkasnya.

Reporter : Sudrajat

Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: