Gunakan Modus Toko Kosmetik, Penjualan Eximer dan Tramadol Kembali Marak di Banten

SERANG (KM) – Peredaran obat-obatan golongan-G merk Eximer dan Tramadol kembali marak. Bebasnya penjualan obat-obatan tersebut ditengarai dilakukan oleh oknum pedagang berkedok toko kosmetik yang berada di Jalan Serang Tangerang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Praktek jual beli obat jenis golongan-G tersebut diduga menyalahi ketentuan izin edar dagang karena dalam melancarkan aksinya berkedok toko kosmetik, bukan apotik resmi dengan perizinan yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah.

Menurut pengakuan salah satu pelayan toko kosmetik di wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, beredarnya kembali kedua jenis obat tersebut karena telah adanya koordinasi dengan berbagai pihak.

Saat dikonfirmasi terkait dengan siapa pihaknya melakukan koordinasi, pelayan toko yang menolak disebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa hal itu menjadi ranah atasannya.

Advertisement

“Namun untuk saat ini bos saya lagi keluar daerah,” ujarnya singkat kepada KM (2/6).

Pelayan tersebut juga menjelaskan bahwa toko berkedok kosmetik yang dijaganya itu sudah lama beroperasi.

Eximer dan Tramadol adalah jenis obat keras golongan-G yang penggunaannya harus dalam pengawasan dan resep dokter, karena apabila salah dalam penggunaan akan menyebabkan efek samping pada kesehatan.

Bagi para pelaku usaha yang tanpa izin memperjual belikan kedua jenis golongan-G tersebut dapat dijerat dengan Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, dan Pasal 197 UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Reporter: Iing Ricky
Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: