Bersengketa Soal Batas Lahan Kebun, Warga Dusun Lappae Baku Hantam dan Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Serahkan Diri

SINJAI (KM) – Satuan Reskrim Polres Sinjai yang dipimpin oleh AKP Abustam mengamankan lel. BA (53), pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Dusun Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin, 6 Juni 2022.

Adapun korban yang meninggal di TKP berinisial lel. ZN (44), yang mana pelaku dan korban beralamat di Dusun Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

AKP Abustam menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada hari Senin tanggal 06 Juni 2022 sekitar jam 06.30 WITA, korban berinisial ZN naik sepeda motor hendak pergi menyemprot di lokasi kebun yang berbatasan dengan lokasi kebun pelaku BA, dan di jalanan kebun, pelaku dengan korban bertemu dan terjadi pertengkaran masalah lokasi tanah hingga berujung saling dorong dan sempat korban hendak mencabut pisau milik pelaku yang diikat di pinggangnya. Namun pisau sabit dipegang oleh pelaku dan mengiris sela ibu jari tangan kirinya dan jari telunjuk tangan kanan pelaku digigit oleh korban.

“Selanjutnya pelaku mencabut sebilah pisau dari sarungnya yang diselipkan dipinggang kanan dan menikamkan ke tubuh korban satu kali dengan tangan kanan dan mengenai perut persis di ulu hati dengan luka tusuk, setelah itu datang menantu korban yaitu AA bersama RI dan pelaku mengatakan, ‘jangan kamu campuri,’ ” tutur Abustam.

Advertisement

Setelah itu, pelaku menyerahkan diri di Polsek Tellulimpoe dengan membawa barang bukti sebilah pisau lengkap dengan sarungnya, selanjutnya pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polres Sinjai.

Dijelaskan juga bahwa sebelumnya, antara korban dan pelaku ada permasalahan pada hari Minggu (5/6), yaitu terjadi sengketa masalah pagar perbatasan lokasi kebun, sehingga terjadi pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Sinjai melalui Kasi Humas Polres Sinjai, AKP Fatahuddin B, membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pelaku dan barang buktinya telah diamankan di Polres Sinjai untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Sinjai juga mengimbau kepada pihak keluarga korban dan masyarakat Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, dan sekitarnya untuk menahan diri, dan mempercayakan penanganan kasus ini pada Polisi.

“Kami berkomitmen akan memproses hukum tersangka sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter : Rasyid

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: