Masih Timbulkan Bau Busuk Akibat Aktivitas Pabrik, Warga Desa Junti Kembali Demo PT Pahala Sukses, Hasilkan Dua Kesepakatan

SERANG (KM) – PT. Pahala Sukses Bersama (PSB), sebuah pabrik yang memproduksi tepung pelet ikan di Kawasan Industri Buditexindo Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang kembali didemo puluhan warga Desa Junti, Selasa 17/5.

Aksi demo digelar kembali akibat pihak pabrik dinilai mengabaikan keluhan warga atas masalah bau busuk seperti bau bangkai yang berasal dari pabrik pengolahan tepung pelet ikan tersebut.

Perwakilan masyarakat, Yusdiana mengatakan bahwa masyarakat Desa Junti sudah lama bersabar dan kali ini masyarakat melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar bau busuk di Desa Junti dan sekitarnya segera hilang.

“Masyarakat sangat sabar, terutama dua tahun terakhir baunya sangat menyengat, kami ingin masyarakat sehat, bau busuk ini produksinya luar biasa pak dari produksi pelet dari limbahan pabrik ikan,” ucap Yusdiana kepada KM 17/5.

“Kami tau ini adalah aset desa kami, namum pabrik ini menganggap enteng limbahnya yang bau pak,” imbuh Yusdiana.

Lebih lanjut Yusdiana membenarkan bahwa pabrik tersebut sudah beberapa kali disomasi pihak desa namun tidak didengar.

“Kami di desa sudah sering mensomasi tapi masih tidak didengar, pendekatan pun sudah kami lakukan,” jelas Yusdiana yang juga perwakilan perempuan BPD Desa Junti.

Yusdiana menegaskan, bau busuk yang keluar dari pabrik tersebut masih ada dan harus dihentikan.

“Baunya ini sudah mengganggu kesehatan masyarakat, juga berdampak pada hasil panen masyarakat, itu harus dihentikan tidak bisa tidak,” tegasnya.

“Harapan ke depan, apapun pabrik yang masuk ke Desa Junti ini harus mempunyai SOP yang jelas untuk kesehatan masyarakat, jadi sekali lagi apabila ini tidak diindahkan, jangan salahkan kami masyarakat, masyarakat Junti ini memang butuh pekerjaan, butuh perusahaan, tapi apabila perusahaannya seperti ini, saya rasa akan merusak semuanya,” pungkasnya.

Sementara itu, meski sempat menemui warga dan ditolak atas pernyataan pertamanya, Imam selaku perwakilan PT PSB kembali menemui warga didampingi Kepala Desa Junti Jakra, Kasat Intelkam Polres Serang AKP Tatang, Kasat Samapta AKP Dadang, dan Danramil Jawilan Kapten Jajang, seraya membacakan pernyataan yang telah disepakati.

Ada dua poin isi surat pernyataan yang telah disepakati bersama, yaitu pembuatan tembok sekatan pada area bongkaran, dan pihak perusahaan siap menyetop kegiatan untuk melakukan perbaikan jika masih menimbulkan bau.

Nampak sejumlah aparat kepolisian dari Polres Serang dan TNI tampak berjaga-jaga selama berlangsungnya aksi unjuk rasa. Usai dibacakannya surat pernyataan oleh pihak perusahaan, warga Desa Junti yang berunjuk rasa di depan pabrik selanjunya membubarkan diri dengan tertib.

Reporter: Iing Ricky
Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: