KUPAS KOLOM: KPK Harus Buru Dugaan Korupsi 2,5 Triliun BOP di Kemenag!

Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi

Oleh Uchok Sky Khadafi, Direktur Center for Budget Analysis (CBA)

Ini terbaru dan mengagetkan, lagi-lagi ditemukan dugaan kasus korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pesantren dan lembaga pendidikan islam pada Kementerian Agama untuk tahun anggaran 2020 dengan total anggaran Rp2,59 triliun.

Adanya temuan kasus dugaan korupsi 2,5 triliun ini, kami dari CBA (Center For Budget Analysis) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membentuk Tim Pemburu atau Tim Penyidik agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus dugaan korupsi dana BOP ini.

Munculnya kasus dugaan korupsi Rp.2.5 triliun ini memperlihatkan bahwa Kemenag belum mau tobat-tobat atas korupsi yang pernah mereka lakukan. Kemenag tidak takut dosa, tidak takut Tuhan, dan hanya takut miskin atau tidak punya duit.

Maka untuk itu, agar punya duit berlimpah, anggaran BOP mereka ambil dengan cara memotong antara 30-50 persen, ada pesantren fiktif, bantuan tidak tepat sasaran, bahkan program ini diduga dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye.

Selain itu, munculnya dugaan kasus BOP sebesar Rp.2.5 triliun, terlihat seolah-olah Kemenag ingin mengulang korupsi lagi seperti Menteri Agama Suryadharma Ali yang pernah menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan haji tahun anggaran 2012-2013.

Atau ingin seperti Said Agil Husin Al Munawar, menteri agama pada Kabinet Gotong Royong di era Megawati Soekarnoputri. Yang terdakwa kasus dugaan korupsi dalam penggunaan Dana Abadi Umat dan Biaya Penyelenggaraan Haji.

Selain itu, ada juga 62.514 madrasah diniyah dan 11.208 lembaga pendidikan Alquran. Untuk pesantren rata-rata digelontorkan bantuan Rp25 juta sampai Rp50 juta, dan madrasah serta lembaga pendidikan antara Rp10 juta sampai Rp50 juta.

Dan, untuk diketahui lebih jelas, berdasarkan laporan Kemenag bahwa anggaran program BOP untuk 21.173 pondok pesantren (ponpes) yang mendapatkan bantuan terdiri dari 14.906 ponpes kecil, 4.032 ponpes sedang, dan 2.235 ponpes besar.

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*