Tersangkut Kasus Dana Hibah, Kajari Kaur Tetapkan 2 Orang Sebagai Tersangka

BENGKULU (KM)– Kepala Kejaksaan Negeri Kaur, M. Yunus, telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu RD dan S, pada kasus dugaan dana hibah Bawaslu Kabupaten Kaur pada periode 2018-2019, Rabu 27 April 2022.

Rencana penetapan tersangka tersebut sebelumnya telah disampaikan bulan lalu oleh Kajari Kaur saat acara coffee morning dengan insan pers. Saat itu Kajari menyatakan akan menetapkan tersangka kasus dana hibah sebelum hari lebaran.

“Saya tepati janji saya sebulan yang lalu insya Allah akan menetapkan tersangka pada kasus dugaan dana hibah Bawaslu, hari ini saya tepati janji saya” ujar Kajari Kaur.

Penetapan dua orang ini sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi dana hibah Bawaslu senilai Rp15 miliar yang bersumber dari APBN pada pemilihan legislatif tahun 2018-2019.

Tersangka RD ditengarai melakukan pemotongan uang transportasi pengawas pemilu sebesar Rp145 ribu per orang, yang seharusnya uang transportasi sebesar Rp245 ribu per orang, namun yang diterima peserta hanya sebesar Rp100 ribu.

Advertisement

Kejari Kaur telah memeriksa 186 saksi dan 230 dokumen, kemudian mengamankan beberapa barang bukti seperti kursi, meja, karpet, printer, komputer, WiFi dan beberapa alat tulis kantor. Terakhir, turut diamankan uang sebesar Rp25 juta yang dikembalikan tersangka RD.

Penetapan tersangka RD yang merupakan mantan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kaur tahun 2018-2019 oleh Kejari Kaur, langsung diiringi dengan penahanan terhadap RD.

Adapun tersangka S yang merupakan mantan Bendahara Bawaslu Kaur, belum bisa dilakukan penahanan karena yang bersangkutan sedang berada di luar kota.

Menurut Kajari Kaur pada acara jumpa pers, pihaknya akan krmbali melakukan pemanggilan terhadap S sehabis lebaran. Apabila sudah dua kali dilakukan pemanggilan dan mangkir, maka tersangka S pada pemanggilan ketiga akan segera dilakukan penahanan.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain, oleh sebab itu kami mengharap kepada yang terlibat segera mengembalikan kerugian negara,” pungkasnya.

Reporter: Alpi
Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. Kembangkan bos q

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: