Ombudsman dan Ahli Hukum desak Kejari Tangerang Periksa Dirut Pasar yang Pamer Uang di Media Sosial

Ahli hukum pidana Asst. Profesor DR. Dwi Seno Wijanarko SH, MH, CPLCE, CPA,

TANGERANG (KM) – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Syaefunnur Maszah yang memegang garpu dan sendok, seolah-olah sedang makan dan memamerkan uang di meja dan diunggah ke media sosial sontak menuai hujatan. Elemen- elemen masyarakat mendesak Bupati maupun Kejaksaan untuk memeriksanya.

Ombudsman RI Perwakilan Banten meminta Bupati Tangerang untuk melibatkan tim gabungan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa Dirut Pasar Niaga Kerta Raharja, Syaefunnur Maszah.

“Segera lakukan pemeriksaan termasuk aliran transaksi keuangannya dengan melibatkan PPATK. Jangan ada ruang abu-abu dalam penegakan disiplin di Pemerintahan Kabupaten Tangerang,” kata Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Banten Harri Widiarsa, Rabu (2/2/2022).

Harri juga mendesak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk melakukan evaluasi serta memberikan sanksi tegas dan terukur jika ditemukan pelanggaran dan penyimpangan. Ia menyayangkan beredarnya video pamer uang di media sosial, mempertontonkan perilaku hedonisme di saat masyarakat sedang terdampak pandemi covid-19.

“Semestinya bisa menahan diri untuk tidak pamer kekayaan dan gaya hidup mewah. Perilaku itu tidak patut.  Sehingga terjadi kesenjangan ekonomi yang tinggi dan dapat memicu dampak psikologis di masyarakat,” lanjutnya.

“Pejabat tersebut kurang peka dengan situasi sosial, yang pasti egonya lebih dikedepankan dibandingkan masalah sosial yang sangat memprihatinkan saat ini,” ungkapnya.

Dalam unggahan video yang viral di media sosial, memperlihatkan seorang pria dan gepokan uang yang berserakan di atas meja. Dalam video berdurasi 14 detik itu, pria berbaju batik warna hijau itu memegang sendok dan garpu seolah olah sedang makan uang yang ada di atas maja/ piring.

Advertisement

Dengan alat makan tersebut, dia kemudian memindahkan uang gepokan dalam pecahan Rp100.000 yang berserakan di atas meja ke dalam piring. Pria tersebut seolah- olah akan menikmati uang tersebut seperti sedang menikmati makanan. Belakangan diketahui, pria itu adalah Dirut Pasar Niaga Kerta Raharja, Syaefunnur Maszah.

Setelah viral, Syaefunnur Maszah dipanggil Bupati Tangerang. Di hadapan awak media mengaku sudah pengunduran diri pada Rabu (2/2/2022). Hal ini pun dibenarkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dan edukasi publik, Dirut Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja mengajukan pengunduran diri. Pengunduran diri itu telah disetujui oleh dirinya dan efektif mulai Rabu ini. Pihaknya juga langsung membuat surat keputusan (SK) pengunduran diri tersebut,” kata Zaki .

Zaki juga menerima sikap bertanggung jawab yang bersangkutan untuk mengundurkan diri, menghukum dirinya sendiri, dan menerima kesalahannya.

Ahli hukum pidana Dwi Seno Wijanarko mengatakan Kepala Kejaksaan Negeri setempat harus cepat ambil sikap.  “Periksa dan telusuri dari mana itu uang sumbernya,” katanya.

“Walaupun pengakuan di hadapan rekan media, itu video sudah lama dan uang milik pribadinya. Kita buka dari medsos, kapan dia kirim ke medsos nanti akan terbuka semua,” ungkapnya. 

Reporter: Marsono Rh

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: