Aktivis KOPASGAT Minta Aparat Serius Tindaklanjuti Dugaan Tipikor Dana BLT-DD Oleh Oknum Perangkat Desa Majasari

SERANG (KM) – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap dana bantuan langsung tunai (BLT) oleh oknum perangkat Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang dilaporkan oleh Perkumpulan Persaudaraan Gabungan Antar Teman (KOPASGAT) ke Kejaksaan Tinggi Banten, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.

Kasus dugaan korupsi tersebut rupanya masih menyita perhatian banyak warga masyarakat. Pasalnya, dalam pemberitaan yang tayang tersebut warga mengaku hanya dibagi uang untuk beli sabun saja, dan kembali mempertanyakan kasusnya yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi KM melalui WhatsApp usai memenuhi pemanggilan audit dari Inspektorat Kabupaten Serang pada 17 Januari 2022 lalu, Kepala Desa Majasari, Herman mengatakan bahwa pemanggilan tersebut bukan dalam rangka audit, melainkan hanya dimintai keterangan saja.

Sementara itu, saat kedua kalinya wartawan KM bersama aktivis perkumpulan KOPASGAT hendak menemui bagian audit, Heni Suhaeri, di IRBANWIL V Inspektorat Kabupaten Serang, sedang tidak ada di kantor. Alasan tersebut disampaikan oleh salah satu petugas security inspektorat, Kamis 3/2.

Advertisement

Menanggapi hal tersebut, Ubay, aktivis perkumpulan KOPASGAT mengatakan bahwa pihak kepolisian Polres Kabupaten Serang sudah membalas surat yang dilayangkan pihaknya untuk meminta keterangan perkembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi BLT Desa Majasari, dan rencana kegiatan selanjutnya, penyilidikan menunggu hasil audit investigasi yang dilakukan oleh inspektorat Kabupaten Serang.

“Selama ini kami turut serta mengawal berbagai kasus, pertama kali ini yang membuat kami heran dari mulai Inspektorat Kabupaten Serang selaku lembaga pemerintah yang membidangi pemeriksaan dan bagian audit semestinya bertindak cepat dan transparan, hingga saat ini Heni Suhaeri IRBANWIL V nya saja sulit untuk ditemui,” tegasnya.

Ubay menambahkan, status dari pihak kepolisian Kabupaten Serang pun dari mulai ditangani hingga kini seolah-olah jalan di tempat.

“Ada apa dengan aparat penegak hukum di negeri ini? Agar serius kepastian hukum dan buktikan secara benar dan hukum yang berlaku, jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap institusi hilang begitu saja,” tutup Ubay.

Reporter : Ade Irawan

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: