Tolak Pembangunan TPST, HMR Gelar Diskusi Publik Bertema “Rumpin Menggugat”

HMR (Himpunan Masyarakat Rumpin) Menggelar Diskusi Dengan Tema
HMR (Himpunan Masyarakat Rumpin) Menggelar Diskusi Dengan Tema "Rumpin Menggugat" Untuk Pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Selasa Malam (07/12/2021) (Dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Rencana pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat mendapatkan penolakan dari berbagai kalangan.

Selasa malam, 7 Desember 2021, dibahas dalam diskusi publik bertema “Rumpin Menggugat” yang diselenggarakan oleh HMR (Himpunan Masyarakat Rumpin) bersama narasumber : Junaedi Adhi Putra Ketua AGJT (Aliansi Gerakan Jalur Tambang), H. Daen Nuhdiana (Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Gerindra), dan Ridwan Darmawan (Praktisi Hukum).

Dalam diskusi tersebut, Ketua AGJT menyinggung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor untuk mengkaji ulang pembangunan TPST tersebut.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor khususnya Dinas Lingkungan Hidup atau DLH untuk mengkaji ulang rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Rumpin, karena rencana pembangunan TPST yang akan menampung sampah dari lima Kecamatan tersebut bisa dipastikan berdampak pada kesehatan masyarakat,” tegas Junaedi.

“Pembangunan TPST tersebut akan lebih banyak mudharatnya dari pada manfaat bagi warga Rumpin khususnya yang berdekatan dengan lokasi serta Rumpin bagian tengah dan selatan, pasalnya selain dari jalur yang akan dilalui untuk mengangkut sampah yang sudah pasti membawa aroma busuk, juga akan menambah tumpukan sampah baru serta konflik lingkungan hidup dimasa yang akan datang, tentu hal ini akan membuat masalah baru di Kecamatan Rumpin,” lanjut Junaedi.

Advertisement

Junaedi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mendiskusikan hal ini dengan organisasi atau kelompok masyarakat yang selama ini peduli terhadap pembangunan serta penyelesaian persoalan sosial yang ada di Rumpin serta melakukan kajian sebelum pihaknya menyampaikan sikap resmi kepada Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bogor. 

“Dalam waktu dekat kami akan mendiskusikan dengan kawan-kawan organisasi atau kelompok yang selama ini peduli terhadap kemajuan Rumpin, dan kemungkinan kami juga akan melakukan studi banding ke tempat-tempat pengelolaan pembuangan sampah skala besar, untuk melihat apa benar masyarakat sekitar tumpukan sampah itu bisa sejahtera. Sementara untuk lokasinya mungkin yanga ada disekitaran Jabodetabek Banten,” pungkasnya.

Reporter : HSMY

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: